Kelompok Radikal Pintar Manfaatkan Internet

Rabu, 12 Oktober 2016 - 14:56 WIB
Kelompok Radikal Pintar...
Kelompok Radikal Pintar Manfaatkan Internet
A A A
JAKARTA - Menghadapi ancaman radikal terorisme, seluruh komponen bangsa harus terlibat. Alasannya, pergerakan kelompok radikal terorisme, terutama Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) sangat massif, khususnya di dunia maya.

Bahkan dari riset Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), kelompok radikal sangat pintar memanfaatkan media sosial dan internet dalam melancarkan propagandanya. Bahkan, mereka mampu membuat video dan film dengan standar Hollywood dan melibatkan seniman, musikus, budayawan, politikus, dan
lain-lain dalam menjalankan propagandanya.

"Sejak 2006, generasi muda NU sudah menyadari dan merasakan penetrasi gerakan ekstrim ini di media internet. Bahkan, santri NU secara mandiri sebagai relawan melakukan upaya kontra narasi menghadapi kelompok radikal," ujar Katib Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, menyikapi persoalan tersebut dibutuhkan kekuatan di dunia cyber untuk melawan kelompok radikal terorisme. Santri NU, kata dia telah terpanggil sejak lama karena ancaman kepada negara, meski sumber dayanya masih terbatas terutama menyangkut pendanaan. (Baca: Dua WNI Masih Disandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina)

Maka itu, lanjut dia diperlukan dukungan signifikan dari pemerintah agar program pencerdasan santri dan generasi muda Indonesia di dunia cyber bisa berjalan baik. “Malah sampai hari ini, kami di PBNU tiap bulan mengumpulkan donasi untuk memberikan pulsa kepada santri relawan tersebut,” ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Semarang Menuju Pusat...
Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved