Menko Polhukam Minta Polri Percepat Langkah Benahi Diri
Jum'at, 07 Oktober 2016 - 12:04 WIB
Menko Polhukam Minta Polri Percepat Langkah Benahi Diri
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian usai menerima penganugerahan bintang utama bhayangkara langsung melakukan video conference bersama Menko Polhukam Wiranto serta pejabat utama Mabes Polri dan 33 Kapolda di Indonesia.
Dalam video tersebut Wiranto meminta seluruh jajaran kepolisian untuk mempercepat langkah Polri untuk mendukung paket kebijakan reformasi hukum atau biasa disebut dengan revitalisasi hukum nasional.
"Karena kita tahu hukum nasional ini sungguh pada posisinya buruk, posisi tidak kuat, posisi banyak kekotoran yang mengingkari sebagaimana filsafat hukum dibentuk perlu dikuatkan," ujar Wiranto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (7/10/2016).
Wiranto menjelaskan, hal itu perlu dilakukan Polri karena Korps Bhayangkara adalah aktor yang memiliki peran penting dalam mendukung revitalisasi hukum nasional sebagai penegak hukum serta tidak ragu melanjutkan reformasi pada Polri.
"Bukan pekerjaan mudah, butuh kerja sama pimpinan Polri dengan seluruh lapisan masyarakat. Bagaimana menempatkan polisi sebagai satu lembaga yang dapat dipercaya, polisi dijadikan andalan masyarakat untuk menegakkan hukum," jelasnya.
Dalam video tersebut Wiranto meminta seluruh jajaran kepolisian untuk mempercepat langkah Polri untuk mendukung paket kebijakan reformasi hukum atau biasa disebut dengan revitalisasi hukum nasional.
"Karena kita tahu hukum nasional ini sungguh pada posisinya buruk, posisi tidak kuat, posisi banyak kekotoran yang mengingkari sebagaimana filsafat hukum dibentuk perlu dikuatkan," ujar Wiranto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (7/10/2016).
Wiranto menjelaskan, hal itu perlu dilakukan Polri karena Korps Bhayangkara adalah aktor yang memiliki peran penting dalam mendukung revitalisasi hukum nasional sebagai penegak hukum serta tidak ragu melanjutkan reformasi pada Polri.
"Bukan pekerjaan mudah, butuh kerja sama pimpinan Polri dengan seluruh lapisan masyarakat. Bagaimana menempatkan polisi sebagai satu lembaga yang dapat dipercaya, polisi dijadikan andalan masyarakat untuk menegakkan hukum," jelasnya.
(kri)