Mata-mata Abu Sayyaf Jadi Peringatan Keamanan Internal Indonesia

Senin, 26 September 2016 - 10:44 WIB
Mata-mata Abu Sayyaf...
Mata-mata Abu Sayyaf Jadi Peringatan Keamanan Internal Indonesia
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diminta menelusuri kabar mengenai adanya informan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Indonesia. Bahkan, Panglima TNI diminta memperketat pengawasan terhadap segala indikasi yang mengancam keamanan negara.

Kondisi ini harusnya menjadi momentum bagi Indonesia untuk membenahi sistem dan perangkat keamanan internal, khususnya wilayah laut. Kebocoran informasi dan praktik buruk di laut harus dihentikan.

"Nah, pemerintah termasuk TNI dan para pemangku kepentingan di laut perlu melek dan menertibkan asetnya soal pemanfaatan ruang komunikasi dan informasi terbuka," ujar pengamat intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi kepada Sindonews melalui telepon, Senin (26/9/2016).

Dia juga mengingatkan kemungkinan adanya oknum yang menjual informasi sekadar mencari keuntungan. Contoh sederhananya, kata dia seringkali informasi bersifat laporan informasi intelijen beredar dari grup ke grup di aplikasi media sosial atau pesan singkat seperti Whatsapp. (Baca: Panglima TNI Diminta Buktikan Dugaan Mata-mata Abu Sayyaf di RI)

"Saya kira ASG bukan organisasi yang punya kemampuan signifikan untuk sampai menempatkan mata-mata atau menggalang aset Indonesia untuk menyuplai informasi ke ASG," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved