Budi Waseso Ungkap Kendala Pengusutan Testimoni Freddy Budiman

Selasa, 06 September 2016 - 15:55 WIB
Budi Waseso Ungkap Kendala...
Budi Waseso Ungkap Kendala Pengusutan Testimoni Freddy Budiman
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mendalami pernyataan atau testimoni gembong narkotika, Freddy Budiman yang diungkapkan kepada Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengakui menghadapi kendala dalam membuktikan testimoni Freddy. Kesulitan itu terjadi karena Freddy telah meninggal.

‎"Kan susah kita mau tanya yang bersangkutan, masak kita harus bangunkan lagi, tidak mungkin. Itu suatu kendala," ujar Budi Waseso di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Meski begitu, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri yang biasa disapa Buwas itu terus melakukan investigasi internal untuk mencari barang bukti dan fakta-fakta.

Dia menegaskan akan terus bekerja sama dengan Polri dan TNI untuk menggali informasi.

Menurut dia, BNN, Polri dan TNI akan mengedepankan fakta hukum dalam mengungkap testimoni tersebut.

"Kita juga aparat penegak hukum, (bekerja) berdasarkan fakta dan bukti yang kita dapatkan, kalau tidak ada fakta, bagaimana bisa kita buktikan," ungkapnya.

Seperti diketahui, Haris Azhar mengungkapkan Freddy pernah mengaku memberikan uang kepada oknum pejabat Polri, BNN dan bekerja sama dengan oknum TNI dalam menjalankan bisnis narkotikanya.

Menurut Haris Freddy mengungkapkan itu saat bertemu dengannya di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, 2014 silam.

Pengakuan Haris diungkap di media sosial beberapa jam sebelum Freddy dieksekusi mati pada 29 Juli. (Baca juga: Diusut, Curhat Freddy Budiman Beri Rp90 M kepada Pejabat Polri)
(dam)
Berita Terkait
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Pertama dalam 20 Tahun...
Pertama dalam 20 Tahun Singapura Akan Eksekusi Mati Seorang Wanita
Nisa si Ratu Narkoba...
Nisa si 'Ratu Narkoba' Divonis Mati Hakim PN Medan
Bareskrim Sebut Lemahnya...
Bareskrim Sebut Lemahnya Sistem Hukum Jadi Celah Peredaran Narkoba
Terdakwa Pengedar Sabu...
Terdakwa Pengedar Sabu 35 Kg Lolos Hukuman Mati, Hanya Divonis 20 Tahun Penjara
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Morgan Stanley Ungkap...
Morgan Stanley Ungkap 3 Alasan Dominasi Dolar AS Tak Akan Pudar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved