Polri Tahan Tujuh Tersangka Kasus Tenaga Kerja Ilegal ke Malaysia

Selasa, 16 Agustus 2016 - 19:02 WIB
Polri Tahan Tujuh Tersangka...
Polri Tahan Tujuh Tersangka Kasus Tenaga Kerja Ilegal ke Malaysia
A A A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menahan tujuh orang tersangka kasus pengiriman tenaga kerja ilegal ke Malaysia.

Tujuh orang itu berasal dari sejumlah daerah. "Ada tujuh yang di bawa ke sini (Bareskrim), dari Jatim, Jawa Tengah dan Sumut serta Riau," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agus Adrianto di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Agus menjelaskan, penahanan tujuh tersangka ini juga terkait dengan kasus kematian Yufrinda Selan, warga Nusa Tenggara Timur yang meninggal di Malaysia beberapa waktu lalu.

"Ada kaitannya dengan kasus Yufrinda, tujuh tersangka kemudian yang tujuh lain pengembangan dari tersangka itu. Ada tersangka-tersangka lain yang berhasil kita identifikasi," tutur Agus.

Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim Polri menetapkan mereka sebagai tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berfokus pada jaringan di NTT.

Menurut dia, pengungkapan jaringan ini merupakan perintah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. "Perintah Pak Kapolri untuk menyelidiki, kita lakukan penyelidikan, kita ungkap lah jatingan ini," tuturnya.

Untuk diketahui, kasus ini telah menjadi perhatian Presiden RI Joko Widodo setelah melakukan kunjungan kerja ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yufrinda Selan adalah korban TPPO yang meninggal di Malaysia. Ketika jenazahnya dipulangkan dari Malaysia, polisi setempat menyatakan Yufrinda meninggal karena bunuh diri.

Namun keluarga menemukan keanehan di jenazah Yufrinda.
(dam)
Berita Terkait
Dibantu Polisi Malaysia,...
Dibantu Polisi Malaysia, KJRI Bebaskan WNI Korban Perdagangan Orang di Sarawak
Pengadilan Malaysia...
Pengadilan Malaysia Bebaskan Majikan Penyiksa TKI Selama 9 tahun
Puluhan WNI Jadi Korban...
Puluhan WNI Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja
Pelaku Perdagangan Orang...
Pelaku Perdagangan Orang di Serang Pingsan saat Rilis Kasus oleh Polisi
Memilukan! Ibu dan Anak...
Memilukan! Ibu dan Anak Asal Cianjur Jadi Korban Perdagangan Orang ke Suriah, Tak Digaji dan Disiksa
20 TKI Sukabumi Terjebak...
20 TKI Sukabumi Terjebak Sindikat di Myanmar, Dicambuk sampai Disetrum
Berita Terkini
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Infografis
Tenaga Kerja Asing Dilarang...
Tenaga Kerja Asing Dilarang Masuk ke Indonesia Mulai 21 Juli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved