Punya Jaringan Luas, IPW Sebut Budi Gunawan Pantas Pimpin BIN
Minggu, 14 Agustus 2016 - 10:50 WIB
Punya Jaringan Luas, IPW Sebut Budi Gunawan Pantas Pimpin BIN
A
A
A
JAKARTA - Pekan depan nama Komjen Budi Gunawan (BG) dikabarkan akan diajukan ke Komisi I DPR untuk mengikuti fit and proper test sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, tampilnya jenderal polisi memimpin BIN bukanlah hal baru. Sebelumnya BIN juga pernah dipimpin mantan Kapolri Sutanto.
"Tampilnya BG memimpin BIN diharapkan bisa bersinergi dalam membentengi keamanan dan pertahanan," kata Neta melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu (14/8/2016).
Ada sejumlah pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan BG jika nantinya terpilih menjadi Kepala BIN. Diantaranya kasus terorisme, narkoba, perdagangan manusia, pencurian ikan, hingga penyelundupan.
Menurut Neta, persoalan-persoalan tersebut di atas harus segera diselesaikan karena melemahkan posisi Indonesia.
Melalui jaringan luas di bidang sosial, politik, dan kemasyarakatan, Neta optimis bisa menjadi modal utama bagi BG untuk memimpin BIN.
"Melalui jaringan luas yang dimilikinya diharapkan BG bisa memperkuat BIN dan membuat jaringan intelijen Indonesia kian profesional," ucap Neta.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, tampilnya jenderal polisi memimpin BIN bukanlah hal baru. Sebelumnya BIN juga pernah dipimpin mantan Kapolri Sutanto.
"Tampilnya BG memimpin BIN diharapkan bisa bersinergi dalam membentengi keamanan dan pertahanan," kata Neta melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu (14/8/2016).
Ada sejumlah pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan BG jika nantinya terpilih menjadi Kepala BIN. Diantaranya kasus terorisme, narkoba, perdagangan manusia, pencurian ikan, hingga penyelundupan.
Menurut Neta, persoalan-persoalan tersebut di atas harus segera diselesaikan karena melemahkan posisi Indonesia.
Melalui jaringan luas di bidang sosial, politik, dan kemasyarakatan, Neta optimis bisa menjadi modal utama bagi BG untuk memimpin BIN.
"Melalui jaringan luas yang dimilikinya diharapkan BG bisa memperkuat BIN dan membuat jaringan intelijen Indonesia kian profesional," ucap Neta.
(ysw)