Kali Ini Sudahlah Bayar Uang Tebusan untuk Bebaskan 10 WNI

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 15:46 WIB
Kali Ini Sudahlah Bayar...
Kali Ini Sudahlah Bayar Uang Tebusan untuk Bebaskan 10 WNI
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha mengusulkan, agar 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di Filipina pimpinan Abu Sayyaf dibebaskan dengan uang tebusan.

Menurut Tamliha, para pengusaha yang mempekerjakan 10 Anak Buah Kapal (ABK) itu tidak perlu malu membayar uang tebusan kepada Abu Sayyaf.

"Ya kelompok Abu Sayyaf itu sudahlah (bayar uang tebusan), untuk kali ini kalau diminta bayar, bayar. Yang penting warga negara Indonesia itu tidak mati," ujar Tamliha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Lagipula lanjut dia, para pengusaha yang mempekerjakan ABK itu memiliki uang banyak dari hasil penjualan sumber daya alam Indonesia selama ini.

‎"Menurut saya, uang itu bagi pengusaha tambang itu uang ecek-ecek saja," tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

(Baca juga: Menko Polhukam Wiranto Ogah Kompromi dengan Abu Sayyaf)

Setelah dibebaskan dengan uang tebusan, menurut dia, pengawasan perairan perlu ditata kembali. "Bahwa kita tidak boleh melewati perairan ini misalnya, kalau melewati perairan itu misalnya kita sediakan marinir," ungkapnya.

Menurut dia, lebih baik para pengusaha tambang memberikan uang sebagai imbalan telah mengawal kapal-kapal, daripada memberikan uang tebusan kepada kelompok penyandera. "Lebih baik bayar ke marinir kan kalau ingin pengusaha itu dibantu supaya lancar," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Infografis
Google Mulai Kiamat?...
Google Mulai Kiamat? 10 Mesin Pencari Ini Siap Gantikan Tahta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved