Tumpas Santoso Cs, Anggota Satgas Tinombala Akan Naik Pangkat

Rabu, 20 Juli 2016 - 09:21 WIB
Tumpas Santoso Cs, Anggota...
Tumpas Santoso Cs, Anggota Satgas Tinombala Akan Naik Pangkat
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjanjikan kenaikan pangkat luar biasa bagi pasukan TNI anggota Satuan Tugas (Satgas) Tinombala yang telah berhasil menumpas kelompok teroris Santoso di wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan bangga. Saya akan berikan kenaikan pangkat luar biasa, yaitu Bintara dan Tamtama termasuk juga yang menangkap dan menewaskan kelompok Santoso,” kata Gatot melalui keterangan pers yang diterima Sindonews, Rabu (20/7/2016). (Baca juga: Santoso Tewas, Operasi Tinombala Terus Dilanjutkan)

Jenderal Gatot juga menyampaikan apresiasi dan bangga kepada Kapolda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Rudi Sufahriadi selaku Kepala Penanggungjawab Operasi dan Wakil Asisten Pengamanan Kasad, Brigjen TNI Ilyas, serta seluruh personel TNI dan Kepolisian anggota Satgas Tinombala atas keberhasilannya dalam melaksanakan operasi.

Menurut Gatot, Operasi Tinombala adalah keterpaduan kerja sama tim yang baik. Tim yang berhasil menewaskan Santoso dan Muktar sejak 13 hari yang lalu sudah berangkat menuju sasaran dengan menempuh jarak 11 kilometer dalam waktu tiga hari.

“Tim Operasi Tinombala bergerak pada malam hari karena harus senyap supaya tidak terlihat dan selama delapan hari sudah mengendap di tempat yang sudah dicurigai,” ucap Gatot.

Panglima TNI juga menuturkan, Satgas Operasi Tinombala tersebut bukan hanya dari tim Batalyon 515 Raider/Kostrad, tetapi keterpaduan dari seluruh personel Satgas Tinombala, baik TNI maupun Polri.

“Saya sampaikan apresiasi kepada semua tim, yang telah berhasil melumpuhkan kelompok teroris Santoso. Saya bangga dengan tim yang pantang menyerah dengan situasi yang sangat sulit,” kata Gatot.

Gatot menegaskan, operasi ini adalah momentum yang baik. Ditambah lagi dengan Operasi Teritorial dengan berbagai instansi guna meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Dia juga mengingatkan jangan menganggap teroris sebagai kriminal biasa. “Seharusnya kita berpikir teroris itu adalah kejahatan negara, sehingga harus diantisipasi oleh semua komponen bangsa,” ucap Gatot
(dam)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Penyidik Kortas Tipikor...
Penyidik Kortas Tipikor Datangi Kejagung Bawa Bingkai Foto Dibungkus Kain MU hingga 3 Boks Kontainer
Kapolri Utamakan Stabilitas...
Kapolri Utamakan Stabilitas Negara, Haidar: Penegakan Hukum Tak Boleh Picu Rivalitas
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved