DPR Diminta Revisi UU Kontrol Senjata Api

Minggu, 10 Juli 2016 - 20:33 WIB
DPR Diminta Revisi UU...
DPR Diminta Revisi UU Kontrol Senjata Api
A A A
JAKARTA - DPR diminta segera melakukan revisi undang-undang mengenai kontrol senjata api dan bahan peledak. Tujuannya, dugaan pembelian senjata ilegal oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tidak terulang.

Direktur The Indonesian Human Rights Monitor (Imparsial) Al Araf mengatakan, perdagangan senjata ilegal termasuk bisnis yang menggiurkan. Apalagi, kata dia pengawasan pemerintah terhadap perdagangan senjata selama ini kurang maksimal.

"Karena UU senjata api dan bahan peledak saat ini masih menggunakan Orde Lama tidak sangat kontekstual dengan situasi dan kondisi saat ini," ujar Al Araf kepada Sindonews melalui telepon, Minggu (10/7/2016).

Menurutnya, pengawasan yang lemah terhadap perdagangan senjata ilegal menimbulkan penyimpangan. "Ketika penyimpangan terjadi, maka mekanisme pengadilan untuk menyelesaikan," ucapnya. (Baca: Beli Senjata Ilegal, Paspampres Coreng Citra TNI)

Polemik dugaan pembelian senjata ilegal di Amerika Serikat (AS) oleh oknum anggota Paspampres muncul setelah adanya pengakuan ‎seorang anggota US Army Audi Sumilat yang didakwa menyelundupkan senjata ‎oleh pengadilan setempat. Audi Sumilat mengungkapkan ada oknum Paspampres membeli senjata ilegal di AS.
(kur)
Berita Terkait
Spesifikasi Pistol FN...
Spesifikasi Pistol FN yang Dipakai Perempuan Misterius Terobos Istana Negara
Sempat Risih Selalu...
Sempat Risih Selalu Diikuti, Jokowi Puji 8 Tahun Pengawalan Paspampres
Panglima TNI Pimpin...
Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Paspampres
Pengendara Moge Terobos...
Pengendara Moge Terobos Ring 1 Minta Maaf
Berhasil Rebut Simpati...
Berhasil Rebut Simpati Masyarakat, Ini Sosok Paspampres Praka Izroi Gajah
Pengemudi Ojol Kembalikan...
Pengemudi Ojol Kembalikan Ponsel Anggota Paspampres yang Terjatuh di Jalan
Berita Terkini
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved