Hindari Kemacetan, Kemenhub Berharap Pemudik Tak Balik Bersamaan
Jum'at, 08 Juli 2016 - 19:28 WIB
Hindari Kemacetan, Kemenhub Berharap Pemudik Tak Balik Bersamaan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berharap para pemudik bisa melakukan kepulangan ke kota masing-masing tidak dalam waktu yang bersamaan. Harapan tersebut demi mencegah lonjakan arus balik dan kepadatan pengguna jalan di satu titik tertentu.
Sejauh ini, melalui posko yang dibuatnya dalam memantau arus mudik 2016. Kemenhub masih terus memantau perkembangan arus lalu lintas di setiap jalur. Baik jalur darat, laut, maupun udara.
"Kalau menurut prediksi rencananya kemungkinan Sabtu dan Minggu terlihat meningkatnya (arus balik). Karena hari Senin sudah hari kerja, jadi sudah kembali lagi karyawan. Sudah kembai ke kantor, paling tidak mereka punya waktu 1-2 hari ini untuk kembali ke Jakarta atau ke kotanya masing-masing," ujar Ketua Posko Mudik 2016 untuk Hari Jumat Shift Pagi, Sri Lestari Rahayu di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2016).
Sri juga menyebutkan sampai sejauh ini pada H+1 Lebaran belum terlihat lonjakan arus balik yang signifikan. Kata dia, jika nanti terjadi lonjakan arus, akan dibuat sistem buka tutup jalan.
"Ya artinya untuk arus balik sebetulnya karena memang jumlahnya itu tidak sama dengan arus mudik, tentu saja kita pada saat mereka masuk di jalan tol misalnya itu kemungkinan ada sistem buka tutup, kalau tidak ya seperti biasa saja."
"Ya kita harapkan para pemudik tidak bersamaan pada saat mudik, di arus balik nanti. Jadi mereka sebetulnya punya pola mengatur sendiri, kapan mereka harus pulang," tambahnya.
Sejauh ini, melalui posko yang dibuatnya dalam memantau arus mudik 2016. Kemenhub masih terus memantau perkembangan arus lalu lintas di setiap jalur. Baik jalur darat, laut, maupun udara.
"Kalau menurut prediksi rencananya kemungkinan Sabtu dan Minggu terlihat meningkatnya (arus balik). Karena hari Senin sudah hari kerja, jadi sudah kembali lagi karyawan. Sudah kembai ke kantor, paling tidak mereka punya waktu 1-2 hari ini untuk kembali ke Jakarta atau ke kotanya masing-masing," ujar Ketua Posko Mudik 2016 untuk Hari Jumat Shift Pagi, Sri Lestari Rahayu di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2016).
Sri juga menyebutkan sampai sejauh ini pada H+1 Lebaran belum terlihat lonjakan arus balik yang signifikan. Kata dia, jika nanti terjadi lonjakan arus, akan dibuat sistem buka tutup jalan.
"Ya artinya untuk arus balik sebetulnya karena memang jumlahnya itu tidak sama dengan arus mudik, tentu saja kita pada saat mereka masuk di jalan tol misalnya itu kemungkinan ada sistem buka tutup, kalau tidak ya seperti biasa saja."
"Ya kita harapkan para pemudik tidak bersamaan pada saat mudik, di arus balik nanti. Jadi mereka sebetulnya punya pola mengatur sendiri, kapan mereka harus pulang," tambahnya.
(kri)