Bom di Arab Saudi Aksi Biadab

Selasa, 05 Juli 2016 - 13:28 WIB
Bom di Arab Saudi Aksi...
Bom di Arab Saudi Aksi Biadab
A A A
JAKARTA - Serangan bom bunuh diri di tiga kota di Arab Saudi yakni Madinah, Qatif dan Jeddah pada Senin 4 Juli 2016 waktu setempat, dinilai sangat tidak bisa ditoleransi. Serangan bom bunuh diri itu juga dianggap jauh dari nilai keagamaan.

Apalagi serangan teror tersebut terjadi di kota suci umat Islam yaitu Madinah. Terlebih serangan bom itu terjadi jelang umat Islam di seluruh dunia ingin merayakan Idul Fitri.

Maka itu Ketua DPR Ade Komarudin mengutuk keras serangan bom bunuh diri tersebut.‎ “Saya mengutuk keras aksi-aksi biadab seperti ini," ujar Ade dalam keterangan persnya, Selasa (5/7/2016).

Apalagi lanjut dia, sasaran teror, salah satunya adalah Masjid Nabawi yang menjadi salah satu tempat bersejarah bagi umat Islam dan Madinah adalah kota suci bagi umat Islam setelah Mekkah.

“Besok (Rabu), umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tapi, kita justru mendapatkan kabar duka dari saudara-saudara kita umat Islam di Arab Saudi,” ucap Ketua Umum Depinas SOKSI tersebut.

Dia mengaku sebagai umat muslim sangat sedih dan prihatin karena ledakan tersebut terjadi pada bulan suci Ramadhan dan menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban," ungkapnya.

‎Seluruh masyarakat pun diminta untuk terus mewaspadai gerakan radikalisme khususnya di Indonesia. Selain itu, dia juga meminta Kementerian Luar Negeri memastikan masyarakat Indonesia yang ada di Arab Saudi khususnya yang berada di tiga kota yang mendapat serangan teror, terjamin keamanannya.

“Saat ini, banyak warga Indonesia yang sedang melaksanakan umroh di akhir Ramadhan sampai Lebaran di Arab Saudi. Mereka harus mendapatkan perlindungan yang maksimal,” pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved