Kedaulatan Cyber Bisa Cegah Radikalisme

Sabtu, 25 Juni 2016 - 13:34 WIB
Kedaulatan Cyber Bisa...
Kedaulatan Cyber Bisa Cegah Radikalisme
A A A
JAKARTA - Indonesia harus memiliki kedaulatan cyber terlebih dahulu, karena internet menjadi pintu utama bagi banyak informasi termasuk paham radikal. Kedaulatan cyber berguna untuk mengontrol arus informasi termasuk paham radikal dengan standar negara demokratis.

Anggota Komisi I DPR Arief Suditomo mengatakan, setelah kedaulatan cyber, langkah selanjutnya adalah berbagai konten digital/ elektronik yang membahayakan negara, akan dapat kita lakukan preventif action.

"Sehingga arus informasi bisa dikontrol dengan standar negara demokratik namun tetap mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya." ujar Arief, Jumat, 24 Juni 2016.

Sementara itu, dosen ilmu komunikasi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya, Yuli Candrasari menilai, kedaulatan cyber sangat penting untuk mengantisipasi dan meminimalisasi dampak negatif internet. Khususnya penggunaan media sosial yang sekarang banyak dimanfaatkan untuk propaganda radikalisme dan terorisme. (Baca: Pemerintah Diminta Larang WNI Lintasi Wilayah Rawan Sparatis)

"Jika hasil browsing di internet itu sama dengan pemikirannya, maka akan memperkuat bahwa paham itu benar, lalu dia akan melakukan seperti informasi yang dia dapatkan termasuk yang radikal,“ ucap Yuli.
(kur)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved