Amankan Mudik Lebaran, 155 Ribu Aparat Gabungan Diterjunkan
Jum'at, 24 Juni 2016 - 14:35 WIB
Amankan Mudik Lebaran, 155 Ribu Aparat Gabungan Diterjunkan
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat Indonesia dalam beberapa hari kedepan mulai melakukan tradisi mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halamannya masing-masing. Dalam operasi Ramadhania nanti, Polri bersama aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satpol PP dan Dishub akan menerjunkan anggotanya mencapai 155 ribu.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Agung Budi Maryoto memprediksi, puncak arus mudik lebaran diprediksi mulai 30 Juni. Maka itu, penerjunan aparat sebanyak 155 ribu akan diresmikan pada hari itu.
"Nanti dibuka oleh Kapolri di Polda Metro," ujar Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/6/2016).
Dia menjelaskan, tradisi mudik yang melawati jalur darat nantinya ada beberapa titik yang harus diwaspadai. Dia menyebutkan beberapa diantaranya, Cikunir, bekasi karena jalan yang awalnya ada tiga jalur harus menyempit jadi satu jalur.
"Rest area juga pakainya bergantian jangan semuanya ingin istirahat lama-lama di situ," jelasnya.
Pihaknya juga akan menerapkan contra flow di kilometer 61 Tol Cikopo bila terjadi penumpukan kendaraaan dan contra flow akan terus berlaku hingga kilometer 59 jika penunmpukan kendaraan semakin padat. (Baca: Bakamla Siagakan Kapal Belut Laut untuk Arus Mudik Lebaran)
Dia menambahkan, di Brebes Timur, aparatnya akan memberlakukan jalur satu arah dari barat ke arah timur. "Kita ingatkan lagi itu Brebes Timur ke Arteri Habya satu kilometer pasti macet di sana," tandasnya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Agung Budi Maryoto memprediksi, puncak arus mudik lebaran diprediksi mulai 30 Juni. Maka itu, penerjunan aparat sebanyak 155 ribu akan diresmikan pada hari itu.
"Nanti dibuka oleh Kapolri di Polda Metro," ujar Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/6/2016).
Dia menjelaskan, tradisi mudik yang melawati jalur darat nantinya ada beberapa titik yang harus diwaspadai. Dia menyebutkan beberapa diantaranya, Cikunir, bekasi karena jalan yang awalnya ada tiga jalur harus menyempit jadi satu jalur.
"Rest area juga pakainya bergantian jangan semuanya ingin istirahat lama-lama di situ," jelasnya.
Pihaknya juga akan menerapkan contra flow di kilometer 61 Tol Cikopo bila terjadi penumpukan kendaraaan dan contra flow akan terus berlaku hingga kilometer 59 jika penunmpukan kendaraan semakin padat. (Baca: Bakamla Siagakan Kapal Belut Laut untuk Arus Mudik Lebaran)
Dia menambahkan, di Brebes Timur, aparatnya akan memberlakukan jalur satu arah dari barat ke arah timur. "Kita ingatkan lagi itu Brebes Timur ke Arteri Habya satu kilometer pasti macet di sana," tandasnya.
(kur)