KPU dan Bawaslu Minta Tambahan Anggaran Rp1,06 Triliun

Kamis, 16 Juni 2016 - 21:15 WIB
KPU dan Bawaslu Minta...
KPU dan Bawaslu Minta Tambahan Anggaran Rp1,06 Triliun
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta penambahan anggaran sebesar Rp1,06 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 untuk persiapan pilkada serentak 2018 dan persiapan Pilpres serta pileg serentak 2019.

Ketua KPU Husni Kamil Manik memaparkan, selain anggaran dibutuhkan untuk persiapan pilkada serentak 2018, berdasarkan pada pengalaman Pemilu 2014 lalu, KPU sudah mencanangkan program mulai pada 9 Juni 2012 atau dua tahun sebelumnya. Karena itu, untuk Pemilu 2019 persiapannya sudah dimulai pada Juni 2017.

"KPU masih membutuhkan anggaran sebesar Rp1,025 triliun di luar page indikator Rp1,9 triliun yang sudah disetujui," papar Husni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR bersama KPU, Bawaslu dan Ombudsman RI (ORI) di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Husni menjelaskan, persiapan pelaksanaan pemilu terdiri dari perancangan anggaran hingga peraturan pemilu di mana KPU memonitoring 101 satuan tugas (satgas) dan 171 satuan kerja (satker) untuk kegiatan verifikasi partai politik (parpol) peserta pemilu.

"Serta, pelaksanaan sosialisasi pilkada serentak 2017 dan penyusunannya daerah pemilihan (Dapil)," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bawaslu Muhammad menjelaskan, arah kebijakan Bawaslu adalah pembinaan dan supervisi pilkada serentak, pemantapan kode etik penyelenggara pemilu, revisi peraturan Bawaslu dan peningkatan kapasitas penyelesaian sengketa. Bawaslu berdasarkan Surat Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dan Menteri Keuangan (Menkeu), Bawaslu mendapatkan pagu indikatif Rp445 miliar. (Baca: Ini Langkah KPU Sikapi Dualisme Kepengurusan Parpol di Pilkada 2017)

"Dengan alokasi Rp 119 miliar untuk dukungan manajemen dan Rp365 miliar untuk proses pengawasan penyelenggara pengawasan pemilu," jelas Muhammad.
(kur)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved