Keluarga Ketua Golkar di Daerah Dilarang Masuk Partai Lain

Senin, 13 Juni 2016 - 20:43 WIB
Keluarga Ketua Golkar...
Keluarga Ketua Golkar di Daerah Dilarang Masuk Partai Lain
A A A
JAKARTA - Keluarga ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di provinsi dan kabupaten/kota dilarang menjadi kader partai politik (parpol) lain.

Hal itu diputuskan dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada Senin (13/6/2016). Adapun agenda rapat pleno hari ini mengesahkan Petunjuk Pelaksanaan Musyawarah Daerah dan Juklak Pemilihan Kepala Daerah (Juklak Musda dan Juklak Pilkada).‎

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, diubahnya Juklak Musda bertujuan untuk memperkuat kaderisasi dan kedisiplinan kader partai.

"Jika saya ketua Golkar misalnya, istri atau anak saya di partai lain, bagaimana saya bisa fokus untuk Golkar? Faktornya salah satunya banyak ketua Golkar yang bupati, yang istri dan keluarganya ada di mana-mana sehingga saat pileg (pemilihan legislatif) dia tidak fokus untuk Golkar," tutur Nurdin di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (13/6/2016).

Juklak tersebut juga bertujuan agar seluruh kader Partai Golkar dari tingkat daerah hingga pusat fokus pada pemenangan pemilu.‎ Dengan demikian target kemenangan pilkada mencapai 55% bisa tercapai. (Baca juga: Golkar Bersyukur Tiga Kadernya Masuk Pemerintahan)

Sementara, syarat kedua dalam musda‎ adalah ketua Partai Golkar di daerah harus berdomisili di wilayah kerjanya. Hal senada diungkapkan Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai.

‎"Banyak contoh, bapaknya kebetulan gubernur, ketua Golkar. Istrinya masuk jadi calon anggota DPR dari partai lain, anaknya juga begitu, pasti Golkarnya kalah. Jadi itu enggak boleh," kata Yorrys di lokasi yang sama.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved