Umumkan Tragedi 65, Luhut Tunggu Hasil Simposium Tandingan

Senin, 30 Mei 2016 - 13:44 WIB
Umumkan Tragedi 65,...
Umumkan Tragedi 65, Luhut Tunggu Hasil Simposium Tandingan
A A A
JAKARTA - Pemerintah sampai sekarang belum juga mengumumkan hasil simposium nasional buat membuka korban pelanggaran HAM tragedi 1965. Padahal, tim perumus sudah menyerahkan hasil simposium yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Menteri bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih mengkaji hasil simposium tersebut.

"Belum lah, tunggu dulu lah‎," ujar Luhut di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016

Luhut menuturkan, hasil rekomendasi Simposium Tragedi 65 yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu yang menghadirkan korban dan purnawirawan TNI yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran HAM berat itu ‎akan diumumkan setelah simposium tandingan.

Simposium tandingan dikabarkan akan dilaksanakan pada 1-2 Juni 2016 mendatang. Simposium tandingan terkait penolakan penyelesaian kasus HAM 65 yang dimotori oleh kelompok purnawirawan TNI.

"Ya nantilah, karena besok kan ada simposium (tandingan) lagi," ucapnya.

Terkait sikap pemerintah terhadap simposium tandingan itu, Luhut mengaku akan mewakili pemerintah untuk hadir karena telah mendapat undangan. "Datanglah," kata Luhut.

Untuk diketahui, simposium tandingan mendapat dukungan dari Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Cikal bakal simposium tandingan bermula saat Ryamizard bersama sejumlah purnawirawan menggelar pertemuan untuk menolak pelaksanaan simposium yang dilaksanakan pemerintah. Bahkan, dalam pertemuan itu, Ryamizard juga menolak untuk membongkar perihal dugaan kuburan massal korban tragedi 65.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved