Komisi I Apresiasi Langkah Pemerintah Bebaskan 4 WNI
Rabu, 11 Mei 2016 - 19:59 WIB
Komisi I Apresiasi Langkah Pemerintah Bebaskan 4 WNI
A
A
A
JAKARTA - Bebasnya empat warga negara Indonesia (WNI) yang sempat disandera kelompok milisi Abu Sayyaf di Filipina membuktikan bahwa Pemerintah Indonesia bertanggungjawab penuh atas keselamatan warganya di luar negeri.
Maka itu, upaya pemerintah dalam membebaskan empat warganya di Filipina itu diapresiasi. Terlebih, proses pembebasannya terbilang lebih cepat dibanding proses pembebasan sepuluh WNI sebelumnya.
"Upaya-upaya diplomasi total dalam membebaskan 10 WNI sebelumnya berpengaruh pada pembebasan empat WNI ini," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq saat dihubungi wartawan, Rabu (11/5/2016)
Menurut dia, sikap kooperatif Pemerintah Filipina dalam membantu membebaskan WNI itu patut diapresiasi. Selain itu, kesepakatan antar negara dalam patroli di laut atau di udara dinilai perlu untuk mencegah kasus penyanderaan itu.
"Ini keberhasilan pemerintah yang pelaksanaanya melibatkan banyak pihak baik Pemerintah Indonesia dan Filipina," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Maka itu, upaya pemerintah dalam membebaskan empat warganya di Filipina itu diapresiasi. Terlebih, proses pembebasannya terbilang lebih cepat dibanding proses pembebasan sepuluh WNI sebelumnya.
"Upaya-upaya diplomasi total dalam membebaskan 10 WNI sebelumnya berpengaruh pada pembebasan empat WNI ini," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq saat dihubungi wartawan, Rabu (11/5/2016)
Menurut dia, sikap kooperatif Pemerintah Filipina dalam membantu membebaskan WNI itu patut diapresiasi. Selain itu, kesepakatan antar negara dalam patroli di laut atau di udara dinilai perlu untuk mencegah kasus penyanderaan itu.
"Ini keberhasilan pemerintah yang pelaksanaanya melibatkan banyak pihak baik Pemerintah Indonesia dan Filipina," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
(kri)