HT Ajak Para Santri Ikut Majukan Bangsa

Selasa, 10 Mei 2016 - 23:45 WIB
HT Ajak Para Santri...
HT Ajak Para Santri Ikut Majukan Bangsa
A A A
SURABAYA - Indonesia membutuhkan generasi muda yang produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Sunan Giri, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/5/2016).

"Kalian harus berjuang, jadilah orang yang berhasil karena Indonesia membutuhkan kalian. Indonesia membutuhkan generasi muda yang produktif," ujar HT di hadapan santri pondok pesantren asuhan KH Abdul Aziz tersebut.

Kepada para santri, HT mengungkapkan kunci keberhasilannya, yakni fokus mengenai tiga hal. Pertama, kualitas vertikal atau hubungan spiritual dengan Tuhan. "Ini penting karena kita ingin berhasil dengan cara yang baik," ujarnya.

Kedua, kualitas internal yang mendorong seseorang untuk selalu introspeksi. "Kita harus senantiasa melihat kelemahan-kelemahan kita dan harus diperbaiki. Yang lelet dan tidak disiplin, coba jadikan disiplin. Yang suka iri, pikirannya negatif, jadi positif. Yang sombong, emosian, bisa mengendalikan diri," ungkapnya.

HT yakin kualitas hidup orang yang menerapkan tiga hal tersebut akan lebih baik. "Orang-orang yang menerapkan tiga kualitas ini, hidupnya lebih baik. Jadi ingat baik-baik, kualitas vertikal ke atas, internal ke dalam, dan eksternal keluar supaya menjadi orang yang berhasil," ucapnya.

HT berharap para santri kelak menjadi orang yang senantiasa memperhatikan masyarakat kecil. Menurut dia, taraf ekonomi masyarakat harus terus meningkat sehingga dapat menggerakan perekonomian.

Dengan demikian, kata dia, tingkat perekonomian Indonesia bergerak lebih cepat. "Salah satu cara supaya Indonesia maju dan menjadi negara yang kuat, masyarakat ekonomi lemah harus segera dientaskan, kesejahteraannya harus meningkat," katanya.

Sudah 70 tahun merdeka, lanjut HT, Indonesia masih jauh dari maju. Suatu negara dikatakan maju kalau pendapatan per kapita minimal USD12.000, tetapi saat ini Indonesia baru mencapai 30% dari batas minimal tersebut.

"Kalau masyarakat yang ketinggalan diperhatikan, mereka bisa tumbuh lebih cepat dan kita enggak perlu 30 tahun untuk maju. Mungkin 15 tahun sudah maju, bahkan 10 tahun," tuturnya.

Usai berbagi ilmu dan pengalaman, HT menyerahan bantuan berupa Alquran dan dana pendidikan untuk Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Sunan Giri.

Sebelum kuliah umum tersebut, HT bersilaturahmi dengan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng. (Wiwid Septiyardi)
(dam)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved