Priyo Janji Tak Minta Mahar untuk Calon Kepala Daerah

Senin, 09 Mei 2016 - 23:28 WIB
Priyo Janji Tak Minta...
Priyo Janji Tak Minta Mahar untuk Calon Kepala Daerah
A A A
JAKARTA - Salah satu calon ketua umum (caketum) Golkar Priyo Budi Santoso berjanji tak akan meminta mahar bagi calon kepala daerah dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Pilkada serentak adalah batu ujian. Konflik, menimbulkan suara Golkar di pilkada turun. Pilkada akan digunakan merebut kepemimpinan bupati dan gubernur. Kalau saya menjadi Ketua Umum Golkar, saya pastikan tidak akan meminta mahar politik bagi pimpinan DPD Golkar yang ingin jadi kepala daerah,” tegas Priyo dalam acara kampanye caketum Golkar wilayah I Sumatera di Hotel Grand Angkasa Medan dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (9/5/2016).

Menurut Priyo, para Ketua DPD itu adalah kader yang sudah berkeringat dan berlumpur memperjuangkan Golkar, karena itu mereka akan diprioritaskan jika maju menjadi kepala daerah. Selain menghapus mahar Pilkada, Priyo menjelaskan, program kedua adalah pengambilan keputusan di Golkar tidak harus terpusat.

Priyo ingin melibatkan pengurus Golkar di daerah untuk mengambil keputusan penting di daerahnya. “Penentuan pimpinan DPRD tidak harus semua ditentukan terpusat oleh Jakarta. Jakarta hanya mengesahkan saja. Saya juga akan bersama DPP dan kabupaten/kota untuk menentukan calon gubernur, bupati, dan wali kota, tidak harus ditentukan pusat,” kata Waketum Golkar ini.

Dalam kesempatan ini Priyo juga kembali menyinggung keinginannya untuk menjadikan kantor DPP Golkar sebagai pusat komando. Namun tidak hanya untuk kader Golkar melainkan sebagai pusat untuk mendengarkan aspirasi rakyat.

Priyo juga memaparkan keinginannya menempatkan tokoh-tokoh Golkar dekat dengan masyarakat, pers, dan aktivis. Priyo menilai tokoh parpol tidak boleh menjaga jarak, apalagi memakai gaya borjuis saat berhubungan dengan masyarakat.

“Perubahan politik, dalam hitungan saya memberi karpet merah memberi kesempatan kaum muda, energic and fresh. Konsekuensi mana kala sebuah partai dipimpin yang penuh topeng berisiko bagi Golkar. Buat kampanye legislatif dan pilpres," katanya.
(whb)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved