Ditjen Imigrasi Diminta Tingkatkan Pengawasan Pekerja Asal China

Minggu, 08 Mei 2016 - 20:02 WIB
Ditjen Imigrasi Diminta...
Ditjen Imigrasi Diminta Tingkatkan Pengawasan Pekerja Asal China
A A A
JAKARTA - Langkah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen Imigrasi Kemenkumham) menetapkan lima warga negara China yang melakukan pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dinilai tepat.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelimanya diamankan di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur beberapa waktu lalu dinyatakan telah melakukan pelanggaran keimigrasian karena menyalahgunakan izin tinggal. (Baca juga: TNI Tangkap Pekerja Proyek Kereta Cepat Asal China)

Pengamat hukum, Margarito Kamis menilai perlu ada evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Indonesia.

"Itu saja enggak cukup, dalam artian mereka (Kemenkumham) juga evaluasi dan monitoring keberadaan para pekerja Tiongkok (China) di Indonesia," ujar Margarito Kamis melalui sambungan telepon, Minggu (8/5/2016).

Pengawasan yang dilakukan Ditjen Imigrasi Kemenkumham dirasa sangat penting karena banyak warga negara China yang bekerja di Indonesia. "Yang lima ini kan kebetulan saja ketahuan, tapi jangan salah padahal WNA Tiongkok yang di Indonesia banyak ada dipelosok-pelosok," ujar Margarito.

Lima warga negara China itu ditangkap pada 27 April 2016 di Lanud Halim Perdanakusuma.
(dam)
Berita Terkait
Kerap Bikin Onar, 16...
Kerap Bikin Onar, 16 WNA di Cengkareng Ditangkap!
Penumpang Asing Whoosh...
Penumpang Asing Whoosh Melonjak Nyaris 80%, Terbanyak dari Malaysia
Hidup Menggelandang...
Hidup Menggelandang Sambil Jualan Burger, Bule Inggris Ditangkap Imigrasi Bali
Bikin Paspor Indonesia...
Bikin Paspor Indonesia Palsu, WNA China Ditangkap Imigrasi Cilacap
Tampang Pelaku Penusukan...
Tampang Pelaku Penusukan WNA China di Cengkareng ketika Diborgol
335 Ribu WNA Naik Kereta...
335 Ribu WNA Naik Kereta Cepat Whoosh pada 2025
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved