KPK Diminta Usut Sumber Uang Setoran Bakal Calon Ketum Golkar

Rabu, 04 Mei 2016 - 11:58 WIB
KPK Diminta Usut Sumber...
KPK Diminta Usut Sumber Uang Setoran Bakal Calon Ketum Golkar
A A A
JAKARTA - Komite Pemilihan Steering Committee (SC) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar menegaskan, uang setoran Rp1 miliar dari para bakal calon Ketua Umum (Ketum) bukan bentuk transaksional. Alasannya, mengacu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai,‎ tiap kader wajib ikut berkontribusi dalam penyelenggaraan Munas .

Maka itu Ketua Komite Pemilihan SC Munaslub Partai Golkar, Rambe Kamarul Zaman membantah uang setoran itu termasuk kategori politik uang.

"Yang perlu diusut KPK bukan jumlah uangnya, silakan sumbernya dicek. Artinya Rp1 miliar dicek saja asalnya dari mana," ujar Rambe di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Menurutnya, uang setoran Rp1 miliar itu sebagai bentuk gotong royong kader untuk menyukseskan acara Munaslub. Bahkan, kata dia, bukan cuma bakal calon Ketua Umum yang ikut berpartisipasi memberi setoran uang, tapi semua kader diminta ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan acara Munaslub. (Baca: Jangankan Rp1 M, Mahyudin Disuruh Jual Rumah Pun Siap)

"Semuanya, pemuda yang mau sumbang Rp10 ribu.‎Bagaimana partai mau jalan kalau tidak ada yang mau gotong royong. Partai ini mau jadi apa gitu loh," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved