Luhut Sebut Tiga Batalion Kepung Lokasi Sandera 10 WNI

Selasa, 05 April 2016 - 15:11 WIB
Luhut Sebut Tiga Batalion...
Luhut Sebut Tiga Batalion Kepung Lokasi Sandera 10 WNI
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan membenarkan, militer Filipina telah mengepung lokasi di mana 10 Warga Negara Indonesia (WNI) disandera kelompok milisi Abu Sayyaf

"Ya ada tiga Batalion (melakukan pengepungan)," ujar Luhut di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Luhut meyakini proses negosiasi terus dilakukan Pemerintah Filipina dengan kelompok penyandera. Menurut Luhut, proses pembebasan 10 WNI menjadi tanggungan Filipina.

Diakui Luhut, Militer RI sampai saat ini belum diizinkan masuk Pemerintah Filipina. "Karena konstitusi dia bilang tidak boleh tentara asing masuk sana kecuali izin kongres," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Infografis
Tiga Pantai di Bali...
Tiga Pantai di Bali Jadi Lokasi Ngabuburit yang Indah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved