Tiga Syarat Program Deradikalisasi Teroris Bisa Efektif

Rabu, 30 Maret 2016 - 14:50 WIB
Tiga Syarat Program...
Tiga Syarat Program Deradikalisasi Teroris Bisa Efektif
A A A
JAKARTA - Pemahamanan mengenai radikalisasi semakin meluas dan menjalar khususnya para penghuni lembaga pemasyarakatan yang ditengarai menimbulkan ide radikalisme tumbuh di sesama tahanan. Maka dari itu untuk meminimalisir perkembangan paham radikalisasi, dapat menggunakan program deradikalisasi.

Menurut Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Anang Iskandar, deradikalisasi narapidana kasus terorisme sangat penting untuk menghilangkan ideologi paham radikalisme, supaya tidak menyebarkan dan membuat ide-ide radikalisme selama masa penahanan hingga dinyatakan bebas.

"Melihat perkembangan radikal perlu meninjau aspek deradikalisasi, khususnya penghuni lapas yang menjalani hukuman atas tindak pidana terorisme menjadi penting. Selain juga pemisahan secara fisik," kata Anang dalam siaran pers, di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Oleh karena itu, ada tiga klasifikasi supaya program deradikalisasi dapat berjalan efektif. Pertama lapis paling atas yang ditujukan untuk pemimpin radikal agar ideolgi mengenai radikal terkikis.

Kedua, field commander alias komandan di lapangan atau yang biasanya dalam operasi kecil mereka menjadi pimpinan dari kelompok kecil itu. Bisa juga para pelatih dalam pelatihan bersenjata. Lapis terakhir, foot soldier alias anak buah.

"Dengan adanya klasifikasi lapisan untuk narapidana teroris dan pemisahan secara fisik, diharapkan dapat membuat program deradikalisasi efektif dan efisien," papar Anang.

Berdasarkan data, saat ini terdapat 201 napi teroris yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tahun 2014-2015, 128 napi terpidana teroris mengikuti program deradikalisasi.

Dari keseluruhan mantan napi teroris yang berada di lembaga pemasyarakatan, 40 orangnya mengikuti program deradikalisasi. Tapi kemudian 31 orang justru mengulangi kejahatan teror tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved