Pansel Loloskan 24 Calon Kompolnas Periode 2016-2020
Rabu, 30 Maret 2016 - 13:54 WIB
Pansel Loloskan 24 Calon Kompolnas Periode 2016-2020
A
A
A
JAKARTA - Panitia seleksi (pansel) pemilihan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah meluluskan dan meloloskan 24 peserta calon Kompolnas periode 2016-2020, yaitu pada tahap ketiga dengan mengikuti assessment test yang dilaksanakan pada 20-24 Maret 2016.
“Awalnya peserta ini diikuti 50 orang, tapi yang satu peserta enggak hadir karena ada kepentingan lain. Lalu yang 49 orang ini ikut tahap assessment test terus yang lulus dan berhak ikut ke tahap lanjutan ada 24 peserta,” kata Ketua Pansel Anggota Kompolnas, Komjen Pol Imam Sudjarwo, di Gedung Rapat Kompolnas, Jakarta, Rabu (30/3/2016).
Menurut Imam, 24 peserta yang lulus pada assessment test tersebut terdiri dari 23 laki-laki dan satu perempuan yang meliputi 11 orang dari unsur pakar kepolisian dan 13 orang dari tokoh masyarakat.
“24 itu terdiri dari delapan purnawirawan, tiga nonpurnawirawan dan 13 tokoh masyarakat,” ujar Imam.
Ke 24 peserta yang lulus dan lolos ini merupakan pilihan yang terbaik dari pemilihan yang memang sudah ditentukan dan berhak mengikuti tes tahapan selanjutnya.
“Mereka dinyatakan berhak ikut tes seleksi berikutnya yaitu tes kesehatan fisik dan tes kejiwaan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.
“Awalnya peserta ini diikuti 50 orang, tapi yang satu peserta enggak hadir karena ada kepentingan lain. Lalu yang 49 orang ini ikut tahap assessment test terus yang lulus dan berhak ikut ke tahap lanjutan ada 24 peserta,” kata Ketua Pansel Anggota Kompolnas, Komjen Pol Imam Sudjarwo, di Gedung Rapat Kompolnas, Jakarta, Rabu (30/3/2016).
Menurut Imam, 24 peserta yang lulus pada assessment test tersebut terdiri dari 23 laki-laki dan satu perempuan yang meliputi 11 orang dari unsur pakar kepolisian dan 13 orang dari tokoh masyarakat.
“24 itu terdiri dari delapan purnawirawan, tiga nonpurnawirawan dan 13 tokoh masyarakat,” ujar Imam.
Ke 24 peserta yang lulus dan lolos ini merupakan pilihan yang terbaik dari pemilihan yang memang sudah ditentukan dan berhak mengikuti tes tahapan selanjutnya.
“Mereka dinyatakan berhak ikut tes seleksi berikutnya yaitu tes kesehatan fisik dan tes kejiwaan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.
(maf)