Penanganan Kasus Hotel Indonesia oleh Kejagung Kental Nuansa Politis

Selasa, 29 Maret 2016 - 21:29 WIB
Penanganan Kasus Hotel...
Penanganan Kasus Hotel Indonesia oleh Kejagung Kental Nuansa Politis
A A A
JAKARTA - Kasus Build, Operate, and Transfer (BOT) antara PT Hotel Indonesia yang merupakan BUMN dengan PT Grand Indonesia (GI) yang sedang ditangani Kejagung mengundang banyak tanda tanya.

Salah satunya dari Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Fahrul Muzzaki yang menilai Kejagung sedang memanfaatkan momentum tertentu dalam kasus tersebut.

“Kalau dilihat memang Kejagung tidak berwewenang menangani kasus ini. Tapi saya melihat justru Kejagung memanfaatkannya karena sekarang-sekarang ini adalah waktu yang kritis bagi Kejagung di tengah isu reshuffle. Jadi mereka harus menunjukkan kinerja tapi sayangnya tidak menangani kasus yang sesuai dengan wewenangnya,” ujar Fahrul di Jakarta, Selasa (30/3/2016).

Dia pun menyarankan, Kejagung jangan sampai ditunggangi kepentingan yang bersifat politis dalam menjalankan fungsi utamanya yaitu menegakkan hukum. Karena, lanjutnya, jika melihat kasus BOT ini seperti ada skenario lain di samping kasus hukum.

“Saya melihat ini ada skenario lain dimana PT HIN tidak melakukan apapun sebagai pihak yang dirugikan tapi malah Kejagung yang ngotot ingin menangani kasusnya,” katanya.

Menurutnya, jika melihat kasusnya, baik oknum-oknum tertentu di PT HIN maupun oknum Kejagung sedang mengincar kepentingan tertentu, bukan semata persoalan hukum.

“Kalau kita lihat permainannya lebih mengarah pada target politik dan bisnis tertentu, Kejagung dan PT HIN bukan semata mempermasalahkan PT GI,” imbuhnya.

Sebelumnya, Komisaris PT HIN yang baru ditempatkan oleh Meneg BUMN yang juga mantan relawan Jokowi-JK bicara kepada media bahwa PT GI telah melanggar perjanjian BOT dengan membangun dua gedung yaitu Menara BCA dan Apartemen Kempinski. Setelah itu Kejagung langsung menyidik kasus tersebut karena menduga ada kerugian negara yang disebabkan pembangunan dua gedung tersebut.
(kri)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved