Media Dinilai Kurang Beritakan Kelompok Minoritas

Minggu, 13 Maret 2016 - 15:59 WIB
Media Dinilai Kurang...
Media Dinilai Kurang Beritakan Kelompok Minoritas
A A A
JAKARTA - Reformasi pers di Indonesia dinilai tidak hanya mengoptimalkan hak informasi publik, namun juga fungsi edukasi yang lebih bertaji dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan perkembangan dunia industri media, terutama media digital hanya bertumpu pada kecepatan informasi yang disampaikan. Sementara, berita yang disampaikan setiap detik seolah menjauhkan peran pers dan media terhadap posisi idealnya.

"Media tidak melibatkan dan memberikan suara seperti perlindungan dari suatu komunitas seperti isu sara, Gafatar, Syiah maupun LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) yang hingga saat ini tidak ada kejelasannya. Kami berharap media dapat meningkatkan pemahaman tentang fungsi dan peran media," tutur Ketua Umum AJI Suwarjono dalam diskusi bertema Peran Media dalam Wacana Publik atas Diskriminasi dan Pelanggaran Hak-hak Kelompok Minoritas, di Bumbu Desa, Jalan Cikini, Jakarta, Minggu (13/3/2016).

Di sisi lain, AJI melihat media seolah tidak mempunyai daya tahan yang lebih dalam memberitakan diskriminasi atau hak-hak kelompok minoritas karena adanya perbedaan keyakinan, gender atau ideologi terpenuhi oleh negara.

Menurut dia, fungsi kontrol media dalam pemberitaan diskriminasi negara terhadap kelompok minoritas semakin bias.

Melihat kondisi seperti ini, kata dia, AJI mendorong jurnalis dan media dapat memberikan informasi dan pemahaman tentang peran dan posisi strategis media bagi pembentukan wacana publik terkait keberadaan kelompok minoritas di Indonesia.


PILIHAN:

Pertarungan Ical-Agung Berlanjut di Munas Golkar
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved