Prof Hanafie: Cuitan Ongen Bukan Pornografi

Minggu, 28 Februari 2016 - 12:05 WIB
Prof Hanafie: Cuitan...
Prof Hanafie: Cuitan Ongen Bukan Pornografi
A A A
JAKARTA - Sudah hampir tiga bulan pemilik akun Twitter @ypaonganan, Yulianus Paonganan (Ongen) mendekam di tahanan Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pelanggan UU Pornografi dan UU ITE. Kepolisian sampai saat ini belum juga menentukan sikap.

Padahal beberapa pakar menyebutkan jika apa yang dilontarkan Ongen biasa disapa di Twitter tidak mengandung unsur pornografi. Terbaru, Pakar Bahasa Indonesia dari Universitas Tadulako Palu, Prof Dr H Hanafie Sulaiman MA tergerak hatinya untuk memberikan dukungan moril kepada Ongen.

Hanafie adalah Guru Besar Linguistik/Bahasa di Universitas Tadulako, Palu. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Senat Universitas Tadulako. Hanafie lulus sebagai Doktor Lingustik dari kampus Stansford California, Amerika Serikat.

Dirinya datang langsung dari Palu setelah membaca berita mengenai polemik hastag #PapaDoyanLonte dan #PapaMintaPaha serta gambar kelamin anak kecil laki-laki yang dijadikan acuan polisi untuk memenjarakan sesorang karena dituduh melanggar UU Pornografi.

“Ini murni dukungan saya kepada Ongen, sehingga saya langsung terbang ke Jakarta. Dan apa yang saya sampaikan bisa dipertanggungjawabkan, jika kata-kata dalam cuitan yang dia tulis di medsos tidak mengandung unsur pornografi,” ujar Hanafie lewat rilis yang diterima Sindonews, Minggu (29/2/2016).

Disebutkan Hanafie, yang merupakan murid langsung dari Prof JS Badudu, pakar bahasa Indonesia bahwa kata lonte dalam hastag #PapaDoyanLonte tidak ada unsur pornografi. Seperti dalam penjelasan di Kamus Besar Bahasa Indonesia, Lonte itu adalah perempuan jalang, tuna susila dan pelacur.

Sementara pronografi itu adalah tingkah laku secara erotik dalam gambar atau tulisan yang cendrung membangkitkan nafsu birahi. “Jadi lonte dengan pornografi itu tidak ada kaitannya. Kata lonte itu kalau saya sebutnya animate sementara pronografi itu adalah niranimate,” tegasnya

“Kasus ini memang aneh, ada kesan dipaksakan. Dicari-cari kesalahan, ini sudah sangat zolim. Sedangkan foto kelamin anak kecil laki laki yang akan disunat bukanlah pornografi. Defenisi pornografi adalah gambar atau tulisan yang dapat membangkitkan hasrat birahi, sedangkan gambar itu tidaklah timbulkan hasrat birahi, apalagi diambil dari blog kesehatan yang membahas tentang sunat anak kecil, lalu dimana pornografinya?" tuturnya

Sementara, Pakar hukum Universitas Tadulako, Palu, Zainuddin Ali berpendapat bahwa penyidik sedang kebingungan untuk menggarap kasus dugaan pornografi dengan tersangka Yulianus Paonganan alias Ongen lantaran kicauannya melalui akun @ypaonganan.

Menurut Zainuddin, kata-kata dengan hestek #PapaMintaPaha dan #PapaMintaLonte serta memposting gambar alat kelamin tidak masuk kategori pelanggaran Undang-Undang Pornografi. “Itu sudut pandang yang berbeda, bagi saya itu tidak porno karena tak mengandung nafsu birahi,” kata wakil ketua komisi hukum dan perundang-undangan (Majelis Ulama Indonesia) MUI ini.

Dikatakannya, jika kepolisian ragu untuk melanjutkan perkara ini, tersangka lebih baik dibebaskan dan perkaranya dihentikan. Apabila diteruskan, nantinya di pengadilan, tentu harus menghadirkan Presiden Jokowi apabila ingin mengenakan pasal pencemaran nama baik.

“Jika masuk ke pengadilan, Jokowi wajib hadir. Nah ini kan persoalan kecil, masih banyak persoalan besar lain yang harus diurus. Polisi juga sebaiknya urus kasus-kasus besar saja, jangan kasus kecil begini diperpanjang. Sebaiknya lepaskan saja, saya juga sudah SMS ke Kepala Divisi Humas Mabes Polri tolong dilepaskan,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Polemik Penceramah Radikal,...
Polemik Penceramah Radikal, DPR: Penyebaran Radikalisme dan Ekstremisme Meningkat
Bikin Malu, Setop Polemik...
Bikin Malu, Setop Polemik Bansos Antara Pemprov DKI dan Pusat
Tuai Polemik Soal Merek...
Tuai Polemik Soal Merek Dagang, Pakar Jelaskan Makna Mie Gacoan
Eri Syofiar Minta Maaf...
Eri Syofiar Minta Maaf Gunakan Akun Palsu untuk Fitnah Mulyadi
Skandal Impor Beras,...
Skandal Impor Beras, Politikus PDIP Ajak Perangi Bandit Pangan yang Ambil Duit Negara
Berita Terkini
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved