Kader Golkar Ini Ungkap Indikasi Politik Uang Jelang Munas

Jum'at, 26 Februari 2016 - 11:34 WIB
Kader Golkar Ini Ungkap...
Kader Golkar Ini Ungkap Indikasi Politik Uang Jelang Munas
A A A
JAKARTA - Isu politik uang menjelang Musyarawah Nasional (Munas) Partai Golkar yang rencananya digelar akhir Maret 2016 mendatang. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Golkar produk Munas Riau Ahmad Doli Kurnia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

Dia menyayangkan suasana menjelang munas justru tidak diiringi dengan dinamika kompetisi gagasan, konsep, dan visi mengembalikan kebesaran partai. Namun yang lebih berkembang justru isu politik uang.

"Isu politik uang di Partai Golkar sudah kronis," kata Doli kepada Sindonews, Jumat (26/2/2016).

Diakui Doli, dirinya mendapatkan informasi adanya praktik bagi uang dari calon ketua umum (caketum) kepada DPD sebagai calon peserta munas di Sulawesi Utara. Dalam dua hari terakhir, lanjut Doli, uang kembali beredar pada road show sejumlah kandidat di Jawa Tengah.

"Mulai dari ada yang membagikan 10 ribu dolar Singapura, 1.000 dolar Singapura, dan 100 juta rupiah per DPD kabupaten/kota, menunjukkan bahwa mental politik para kader sudah pada titik nadir," ucap Doli.

Pria yang mewakili kelompok muda Golkar ini menilai, situasi demikian tidak menguntungkan bagi perbaikan partai ke depan. Jika praktik politik uang terus melembaga, maka akan mengancam pertumbuhan demokrasi, politik dan peradaban Indonesia.

Disebutkan Doli, keinginan Partai Golkar untuk mewujudkan munas yang berkualitas, termasuk indikatornya bebas politik uang, masih mendapat tantangan yang luar biasa besar.

Oleh karena itu, dia mengembalikannya kepada tiap kader Partai Golkar, terutama para pemimpin DPD Provinsi dan kabupaten/kota. Apakah mereka akan ikut menikmati atau diam menyaksikan keruntuhan partai melalui politik uang.

"Pilihlah pemimpin kita yang bisa menjamin partai kita bisa bangkit kembali dengan kemampuan kepemimpinan yang kuat, visioner, independen, jujur, dan cara komunikasi, sikap, serta prilaku yang bersih dan beradab," tandas Doli.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved