Kejagung Lakukan Penyidikan Kasus BOT Hotel Indonesia

Selasa, 23 Februari 2016 - 18:27 WIB
Kejagung Lakukan Penyidikan...
Kejagung Lakukan Penyidikan Kasus BOT Hotel Indonesia
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini mulai melakukan penyidikan atas dugaan pelanggaran kontrak kerja sama BOT (Build, Operate, Transfer) antara Pt Hotel Indonesia Natour (HIN) dan PT Grand Indonesia.

Menurut Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah, pelanggaran kontrak kerja ini merugikan negara sebesar Rp1,2 triliun dan terindikasi pidana dalam pembangunan dua gedung yang tidak disebutkan dalam kontrak kerja sama tersebut.

“Ini ada perjanjian membangun mall, parkir, tapi tidak membangun tower yang dua itu. Jadi tower itu dibangun di luar perjanjian antara PT GI dan PT HIN, ternyata dibangun satu perkantoran disewakan (Menara BCA) dan satu apartemen. Artinya dari pembangunan itu enggak ada pemasukan ke negara,” ujar Arminsyah di Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2016).

Meski sudah melakukan penyidikan, namun hingga kini belum juga ditetapkan tersangka dan belum menyebutkan kapan saksi-saksi kasus tersebut akan dipanggil oleh pihak Kejagung.

Sekadar informasi, kasus kontrak antara PT Hotel Indonesia Natour (HIN) dengan PT Grand Indonesia diduga merugikan BUMN sebesar Rp 1,2 triliun.

Tahun 2004, BOT 30 tahun namun pada tahun 2010 BOT jadi 50 tahun untuk diserahkan ke pemerintah. Namun, ketika diperpanjang jadi 50 tahun itu, BUMN hanya menerima Rp400 miliar yang seharusnya kompensasi didepan bayar Rp1,29 triliun.

PILIHAN:

Hanura: Jaksa Agung Beri Contoh Buruk Bagi Penegakan Hukum

Pelaporan Ade Komarudin ke MKD Diyakini Tak Berkaitan dengan Novanto
(kri)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved