KPK Undang 3 Sekda Provinsi Bermasalah Bahas Pencegahan Korupsi

Kamis, 11 Februari 2016 - 16:49 WIB
KPK Undang 3 Sekda Provinsi...
KPK Undang 3 Sekda Provinsi Bermasalah Bahas Pencegahan Korupsi
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang sejumlah pejabat daerah untuk berbincang soal pencegahan korupsi sejak dini di daerah. Hadir dalam pertemuan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Banten yang berbagi tentang proses pembangunan di daerah mereka.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, dari proses sharing itu, ditemukan sejumlah persoalan yang dihadapi saat melakukan pembangunan di daerah. Kata Pahala, KPK siap membantu mencegah potensi terjadinya korupsi dalam proses pembangunan tersebut.

Disebutkan Pahala, proses pencegahan yang bisa diterapkan di daerah dapat dilakukan dengan memberi pembekalan bagi pemimpin daerah untuk mengimplementasikan e-budget, e-procurement, serta perizinan sumber daya alam yang lebih terbuka.

"Tiga item itu yang sekarang dikumpulkan KPK dan akan ditawarkan ke pemimpin daerah yang baru melalui Kemendagri dan diharapkan mampu diimplementasikan," ujar Pahala di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).

Dalam pertemuan itu, juga hadir Sekda Sumatera Utara Hasban Ritonga, Plt Sekda Riau M Yafiz, dan Sekda Banten Ranta Suharta. Ketiga daerah itu, kata Pahala, sengaja didahulukan oleh KPK lantaran kepala daerahnya sering terjerat kasus korupsi.

Pahala menuturkan, diskusi yang dilakukan dengan ketiga Sekda tersebut membahas seputar pengelolaan dana APBD termasuk proses persetujuan APBD dan pengadaan barang dan jasa.

Dalam waktu dekat, KPK akan melakukan pertemuan langsung di daerah-daerah tersebut bersama dengan gubernur, wakil gubernur, BPK, BPKP, Kemendagri, Kemenkeu, kepolisian dan kejaksaan.

"Sumut, Riau, dan Banten kita dahulukan. Kita ingin segera membantu Pemda untuk bisa cegah korupsi dari awal," pungkas Pahala.

PILIHAN:
Demokrat Balik Badan Tolak Revisi UU KPK

Pemerintah Diminta Evaluasi Kualitas Pesawat TNI AU
(kri)
Berita Terkait
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Bangun Kepercayaan Publik,...
Bangun Kepercayaan Publik, KPK: Pemberantasan Korupsi Butuh Ikhtiar Panjang
Ormas Gerah Ingatkan...
Ormas Gerah Ingatkan KPK Jangan Jadi Alat Kekuasaan Kelompok Tertentu
Semester Pertama Bekerja,...
Semester Pertama Bekerja, Dewas KPK Lakukan Tiga Fokus Besar
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved