Megawati: Imlek Jembatan Persaudaran Seluruh Warga Bangsa
Senin, 08 Februari 2016 - 16:26 WIB
Megawati: Imlek Jembatan Persaudaran Seluruh Warga Bangsa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara khusus mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek tahun 2016.
"Peringatan Imlek menjadi bagian dari jembatan persaudaraan seluruh warga bangsa, dan cerminan bagaimana prinsip kebangsaan sungguh merasuk dalam sanubarinya rakyat, serta menjadi fundamen yang kokoh bagaimana persatuan Indonesia hadir dengan seluruh keanekaragaman yang ada," tuturMegawati di Jakarta, Senin (8/2/2016).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa bagi Megawati Soekarnoputri sendiri, kenangan Imlek sangat terasa ketika pada tahun 2003 sebagai Presiden menyatakan hari Imlek sebagai Hari Libur Nasional.
"Imlek dengan demikian menjadi bagian hari besar yang dihormati bersama lengkap dengan seluruh tradisi kebudayaannya. Hal ini tidak terlepas dari kepeloporan Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri," ucap Hasto.
Hasto menambahkan perayaan Imlek yang dilaksanakan ditengah-tengah upaya Presiden Jokowi mempercepat pembangunan nasional diharapkan juga menjadi momentum untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan bangsa agar dalam satu spirit kerja tersebut.
"Hal ini sejalan dengan tahun 2016 sebagai tahun monyet api. Kecerdikan, kelincahan, semangat, dan api perjuangan yang disimbolkan dengan monyet api tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa ini", tutur Hasto
"Atas dasar keseluruhan makna Imlek tersebut maka dengan senyum optimisme, Megawati mengucapkan Selamat Tahun Baru imlek, Gong XI Fa Cai," tutur Hasto.
PILIHAN:
Soal Revisi UU KPK, Pendukung Jokowi-JK Kompak
"Peringatan Imlek menjadi bagian dari jembatan persaudaraan seluruh warga bangsa, dan cerminan bagaimana prinsip kebangsaan sungguh merasuk dalam sanubarinya rakyat, serta menjadi fundamen yang kokoh bagaimana persatuan Indonesia hadir dengan seluruh keanekaragaman yang ada," tuturMegawati di Jakarta, Senin (8/2/2016).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa bagi Megawati Soekarnoputri sendiri, kenangan Imlek sangat terasa ketika pada tahun 2003 sebagai Presiden menyatakan hari Imlek sebagai Hari Libur Nasional.
"Imlek dengan demikian menjadi bagian hari besar yang dihormati bersama lengkap dengan seluruh tradisi kebudayaannya. Hal ini tidak terlepas dari kepeloporan Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri," ucap Hasto.
Hasto menambahkan perayaan Imlek yang dilaksanakan ditengah-tengah upaya Presiden Jokowi mempercepat pembangunan nasional diharapkan juga menjadi momentum untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan bangsa agar dalam satu spirit kerja tersebut.
"Hal ini sejalan dengan tahun 2016 sebagai tahun monyet api. Kecerdikan, kelincahan, semangat, dan api perjuangan yang disimbolkan dengan monyet api tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa ini", tutur Hasto
"Atas dasar keseluruhan makna Imlek tersebut maka dengan senyum optimisme, Megawati mengucapkan Selamat Tahun Baru imlek, Gong XI Fa Cai," tutur Hasto.
PILIHAN:
Soal Revisi UU KPK, Pendukung Jokowi-JK Kompak
(dam)