Jaksa Agung Diingatkan Jangan Terjebak Labirin Kekuasaan
Rabu, 03 Februari 2016 - 15:22 WIB
Jaksa Agung Diingatkan Jangan Terjebak Labirin Kekuasaan
A
A
A
JAKARTA - Jaksa Agung, HM Prasetyo diminta bersifat independen dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Jangan sampai unsur politik ikut memengaruhi proses penagakan hukum di Kejaksaan Agung (Kejagung).
Pengamat politik dari Universitas Islam Negerin (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai selama memimpin Kejagung, HM Prasetyo belum bisa melepaskan label latar belakangnya sebagai politikus partai.
"Jaksa Agung jangan sampai terjebak pada labirin kekuaasaan. Jangan-jangan Jaksa Agung secara tidak langsung dijadikan komoditas politik," ujar Pangi kepada Sindonews melalui sambungan telepon, Rabu (3/2/2016).
Dia khawatir proses penegakan hukum di Kejagung terganggu jika diintervensi persoalan politik. "Jika penegakan hukum lebih kencang aroma politisnya, maka hukum menjadi pincang dan rusak alias destruktif," ucapnya.
Baca: Penjelasan Komisi Kejaksaan Soal Batas Usia Pensiun Andhi Nirwanto.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negerin (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai selama memimpin Kejagung, HM Prasetyo belum bisa melepaskan label latar belakangnya sebagai politikus partai.
"Jaksa Agung jangan sampai terjebak pada labirin kekuaasaan. Jangan-jangan Jaksa Agung secara tidak langsung dijadikan komoditas politik," ujar Pangi kepada Sindonews melalui sambungan telepon, Rabu (3/2/2016).
Dia khawatir proses penegakan hukum di Kejagung terganggu jika diintervensi persoalan politik. "Jika penegakan hukum lebih kencang aroma politisnya, maka hukum menjadi pincang dan rusak alias destruktif," ucapnya.
Baca: Penjelasan Komisi Kejaksaan Soal Batas Usia Pensiun Andhi Nirwanto.
(kur)