Adhie Massardi: Tokoh Besar Harusnya Siap Dicaci

Sabtu, 30 Januari 2016 - 01:40 WIB
Adhie Massardi: Tokoh...
Adhie Massardi: Tokoh Besar Harusnya Siap Dicaci
A A A
JAKARTA - Mantan Juru Bicara Presiden Abdurahman Wahid, Adhie Massardi menilai apa yang dilakukan Yulian Paonganan (Ongen) di media sosial bukan hal yang serius. Itu hanya sebuah candaan semata.

Sehingga, apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian dinilai tidak manusiawi, sehingga polisi terlihat over acting. "Itu bagian dari ledek-ledekan di sosmed, tidak ada unsur apa-apa kecuali meledek," kata Adhie saat dihubungi wartawan, Jumat (29/1/2015).

Adhie pun meminta agar polisi segera membebaskan Ongen, daripada polisi terus mencari kesalahan yang berujung blunder. "Harusnya seperti itu tidak layak dipenjara, sebaiknya diperingatakan saja untuk tidak mengulangi, bukan kemudian dijadikan delik hukum," ujarnya.

Terkait dengan pembungkaman demokrasi, Adhie menilai Jokowi maupun pendukungnya belum dewasa dalam berpolitik dan pemahaman demokrasi yang masih rendah. "Ini karena kecentilan para pendukung Jokowi saja, yang merasa tokohnya dilecehkan sehingga meminta polisi untuk menangkapnya, harusnya ini tidak perlu dilakukan," tegasnya.

Apalagi, ada beberapa pendukung yang merasa kaget kalau Jokowi bisa jadi presiden. Sehingga, ada yang mencaci atau menghina mereka langsung bereaksi. Ini yang menunjukkan Jokowi dan pendukungnya masih anak-anak.

"Ini Jokowi bukan tokoh besar, karena yang namanya tokoh besar dicaci, dihina bukan suatu masalah. Gus Dur, bukan hanya dihina, tapi diancam bakal dibunuh beliau tidak bereaksi. Jadi kalau tokoh besar sudah memahami. Tokoh besar itu harus siap dihina atau dicaci maki, bahkan sampai diancam dibunuh," ungkapnya.

Di Twitter pun para netizen menyuarakan hasthag #PenahananOngenLanggarHAM. Mereka menilai, apa yang dilakukan oleh polisi melanggar hak sesorang, dalam hal ini Ongen yang dipenjara hampir 40 hari lebih, dengan pasal yang tidak jelas.

Akun @Restyies menulis "hukumlah Ongen berdasarkan kesalahannya jangan berdasarkan kebencian kalian #PenahananOngenLanggarHAM". Akun @ndyArthrunZarra merasa aneh dengan aktivis HAM menurutnya "Hi para aktivis HAM.. Knp liat kasus Ongen kalian bungkam? Lidah kalian kelu?

Sebelumnya, Pakar hukum dari Palu, Zainudin Ali mengatakan penahanan Ongen yang sudah mencapai 40 hari jelas melanggar hak manusia. Apalagi, sampai saat ini berkas belum dilimpahkan ke kejaksaan.

PILIHAN:

PDIP Siapkan Surat Pemecatan Kader yang Terlibat Kasus Damayanti

Mundur, Andhi Nirwanto Tak Akur dengan Jaksa Agung?
(kri)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Polemik Penceramah Radikal,...
Polemik Penceramah Radikal, DPR: Penyebaran Radikalisme dan Ekstremisme Meningkat
Bikin Malu, Setop Polemik...
Bikin Malu, Setop Polemik Bansos Antara Pemprov DKI dan Pusat
Tuai Polemik Soal Merek...
Tuai Polemik Soal Merek Dagang, Pakar Jelaskan Makna Mie Gacoan
Eri Syofiar Minta Maaf...
Eri Syofiar Minta Maaf Gunakan Akun Palsu untuk Fitnah Mulyadi
Skandal Impor Beras,...
Skandal Impor Beras, Politikus PDIP Ajak Perangi Bandit Pangan yang Ambil Duit Negara
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved