Soal Kebakaran Hutan, Jokowi Beri Ultimatum TNI-Polri di Daerah

Senin, 18 Januari 2016 - 19:59 WIB
Soal Kebakaran Hutan,...
Soal Kebakaran Hutan, Jokowi Beri Ultimatum TNI-Polri di Daerah
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti dan Panglima TNI‎ Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diminta mencopot anak buahnya di daerah jika tidak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Sebab, Pangdam, Danrem, Dandim, Kapolda, Kapolres, serta kepala daerah adalah orang yang paling mengetahui pertama kali peristiwa di lapangan masing-masing.

Mereka juga dianggap sebagai orang yang harus melakukan langkah cepat penanganan peristiwa kebakaran hutan dan lahan. "Saya sudah janjian dengan Kapolri dan Panglima TNI, reward and punishment. Yang terbakar semakin banyak semakin gede, ganti copot. Yang tadi saya sampaikan dari sini sampai bawah," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎dalam rapat koordinasi nasional pencegahan kebakaran hutan dan lahan Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/1/2016).

‎Dalam kesempatan itu, dia mengimbau agar semua level kepolisian hingga tingkatan Polsek maupun TNI hingga tingkatan Koramil harus digerakkan untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. "Begitu api satu muncul kejar dia, ini yang akan membereskan," ucapnya.

Aparat kepolisian maupun TNI di daerah nantinya akan dibantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menangani kebakaran hutan. "Gubernur back up anggaran, bupati wali kota back up anggaran, membantu membackup, tapi kunci-kunci ada di situ," katanya.

Lebih lanjut, Jokowi meminta, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tahun sebelumnya tidak boleh terulang pada tahun ini. "Saya ingin menegaskan tahun ini kita harus betul-betul belajar dari tahun lalu, kita harus tangani tahun ini lebih baik, lebih sigap, lebih di pencegahan, jangan biarkan api itu membesar," ungkapnya.

Jokowi juga meminta agar para aparat kepolisian dan TNI di daerah maupun kepala daerah tidak mengulur waktu untuk meminta bantuan ke pemerintah pusat.

"Sekali lagi kuatkan sinergi antar instansi, hilangkan ego sektoral, sehingga aksi pencegahan dan pengendalian bisa lebih efektif, jangan hanya pantau dari belakang meja, saya minta lihat dan turun ke lapangan," jelas Jokowi.

Dia juga ingin proses dan penegakan hukum kepada pelaku pembakaran hutan‎ dan lahan terus dilaksanakan. "Yang bersalah harus ditindak tegas, dan lakukan langkah tegas terhadap pembakar hutan dan lahan baik sanksi administrasi, sanksi pidana, maupun perdana agar tidak terulang-ulang lagi."

Ditambahkan Jokowi, dirinya akan meninjau ke lapangan secara berkala, untuk memastikan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan di tahun 2016 ini ‎bisa berjalan lebih baik. "Tetap bekerja jangan menunggu sampai kabut asap datang lagi," pungkasnya.

Sekadar diketahui, rapat koordinasi itu dihadiri sejumlah jajaran Kabinet Kerja, para jajaran TNI dan kepolisian ‎tingkat daerah serta kepala daerah yang wilayahnya pernah mengalami kebakaran hutan dan lahan.

PILIHAN:

Pramono Anung Tak Setuju BIN Diberi Kewenangan Tangkap Teroris

Mabes Polri Masih Selidiki Aliran Dana Teror Bom Sarinah
(kri)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved