Fadli Zon Anggap Kejagung Pantas Dapat Nilai Rendah
Kamis, 07 Januari 2016 - 19:43 WIB
Fadli Zon Anggap Kejagung Pantas Dapat Nilai Rendah
A
A
A
JAKARTA - Laporan akutabilitas kinerja lembaga negara yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dinilai sudah mewakili penilaian masyarakat terhadap instansi dan lembaga di pemerintahan.
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mencontohkan rapor Kemenpan RB yang menempatkan Kejaksaan Agung (Kejagung) berada di posisi urutan paling bawah dianggap sesuai dengan hasil kerja lembaga penegak hukum tersebut.
"Saya kira apa yang dilakukan Kemenpan RB tidak salah. Kan lebih kepada bagaimana nilai akuntabilitas instansi itu. Itu juga mewakili perasaan masyarakat. Saya sih terwakili dengan hasil Menpan," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senayan, Kamis (7/1/2016).
Menurutnya, penilaian tersebut memang laporan rutin Kemenpan RB. Bahkan dia tidak sejalan dengan sejumlah pihak yang menganggap penilaian tersebut memunculkan kegaduhan politik.
Seharusnya, kata dia penilaian dari Kemenpan RB menjadi bahan evaluasi lembaga-lembaga yang bernilai jeblok. "Kalau mereka protes ya siapa yang enggak protes harus jadi instrospeksi saja," ucapnya.
Baca: Jaksa Agung Merasa Difitnah Terkait Kasus Bansos.
Ditanya Penilaian Kemenpan RB, Jaksa Agung Pamer Penilaian TP4.
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mencontohkan rapor Kemenpan RB yang menempatkan Kejaksaan Agung (Kejagung) berada di posisi urutan paling bawah dianggap sesuai dengan hasil kerja lembaga penegak hukum tersebut.
"Saya kira apa yang dilakukan Kemenpan RB tidak salah. Kan lebih kepada bagaimana nilai akuntabilitas instansi itu. Itu juga mewakili perasaan masyarakat. Saya sih terwakili dengan hasil Menpan," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senayan, Kamis (7/1/2016).
Menurutnya, penilaian tersebut memang laporan rutin Kemenpan RB. Bahkan dia tidak sejalan dengan sejumlah pihak yang menganggap penilaian tersebut memunculkan kegaduhan politik.
Seharusnya, kata dia penilaian dari Kemenpan RB menjadi bahan evaluasi lembaga-lembaga yang bernilai jeblok. "Kalau mereka protes ya siapa yang enggak protes harus jadi instrospeksi saja," ucapnya.
Baca: Jaksa Agung Merasa Difitnah Terkait Kasus Bansos.
Ditanya Penilaian Kemenpan RB, Jaksa Agung Pamer Penilaian TP4.
(kur)