Pemerintah Dinilai Sengaja Pelihara Konflik Golkar

Jum'at, 01 Januari 2016 - 13:55 WIB
Pemerintah Dinilai Sengaja...
Pemerintah Dinilai Sengaja Pelihara Konflik Golkar
A A A
JAKARTA - Tahun 2015 merupakan tahun terkelam dalam sejarah Partai Golkar. Bendahara Umum Partai Golkar produk Munas Bali Bambang Soesatyo menyebutkan dualisme kepengurusan sebagai tantangan terberat partai berlambang pohon beringin tersebut.

Terlebih lanjut Bambang, aroma campur tangan atau intervensi pemerintah yang sangat kuat menjadikan urusan internal partai ini semakin runyam.

"Tahun 2015 kelam bagi Golkar. Tantangan di tahun 2016 juga tidak kalah berat. Golkar harus bersiap," kata Bambang melalui keterangan pers yang diterima Sindonews, Jumat (1/1/2016).

Menurut Bambang, upaya pemerintah yang sengaja memersulit legalitas Partai Golkar juga menjadi perhatian tersendiri.

"Meski telah mencabut Surat Keputusan (SK) kepengurusan Golkar produk Munas Ancol," ucapnya.

Bambang menilai, pemerintah cenderung memelihara konflik di internal Partai Golkar dengan belum diterbitkannya SK kepengurusan hasil Munas Bali hingga saat ini.

"Sikap pemerintah makin terlihat secara sengaja memersulit legalitas kepengurusan partai Golkar hasil Munas Bali 2014-2019," tandasnya.

Pilihan:

Kubu Agung Laksono: SK Dicabut, Pemerintah Tak Akui Golkar
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved