Anggota Komisi III Ini Yakin 5 Pemimpin KPK Bukan Apel Busuk
Sabtu, 19 Desember 2015 - 17:01 WIB
Anggota Komisi III Ini Yakin 5 Pemimpin KPK Bukan Apel Busuk
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Nasir Jamil mengatakan, lima pemimpin Komisi Pemberantasan (KPK) dianggap sudah memenuhi kualifikasi persyaratan. Sehingga, dia percaya mereka akan memenuhi harapan publik.
"Kalau Apel Washington, bukan apel busuk yang dipilih ke presiden, tidak bikin sakit perut buat yang makan," ucap Nasir saat diskusi Polemik SindoTrijayaFM bertajuk 'KPK Jilid IV' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2015).
Menurut Politikus PKS ini, lima orang yang lolos seleksi Capim KPK merupakan hasil penjaringan yang dilakukan tim Pansel. Karenanya, bicara track record dan kapabilitas lima pemimpin KPK baru menjadi tanggungan tim Pansel.
"Jadi kami membayangkan ini semua sudah ready. siapa pun yang kami pilih itu sudah oke," tambahnya.
Selain itu, dia berpendapat, lima pemimpin KPK baru itu merupakan representasi dari harapan publik bukan DPR. Dimana representasi itu juga mewakili harapan pemerintah dalam hal ini presiden yang memiliki itikad baik untuk menyerahkan nama-nama tersebut kepada DPR.
"Tentu juga beliau konsultasi dengan staf-stafnya apakah ini sudah cocok, cocok ya sudah. Jadi sangat naif kalau presiden pilih yang busuk, yang tidak antikorupsi," pungkasnya.
PILIHAN:
Saut Situmorang: Tidak Ada Jaminan KPK Jilid IV Berhasil
RJ Lino Jadi Tersangka, Komjen Buwas Yakin Pelindo II Bermasalah
"Kalau Apel Washington, bukan apel busuk yang dipilih ke presiden, tidak bikin sakit perut buat yang makan," ucap Nasir saat diskusi Polemik SindoTrijayaFM bertajuk 'KPK Jilid IV' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2015).
Menurut Politikus PKS ini, lima orang yang lolos seleksi Capim KPK merupakan hasil penjaringan yang dilakukan tim Pansel. Karenanya, bicara track record dan kapabilitas lima pemimpin KPK baru menjadi tanggungan tim Pansel.
"Jadi kami membayangkan ini semua sudah ready. siapa pun yang kami pilih itu sudah oke," tambahnya.
Selain itu, dia berpendapat, lima pemimpin KPK baru itu merupakan representasi dari harapan publik bukan DPR. Dimana representasi itu juga mewakili harapan pemerintah dalam hal ini presiden yang memiliki itikad baik untuk menyerahkan nama-nama tersebut kepada DPR.
"Tentu juga beliau konsultasi dengan staf-stafnya apakah ini sudah cocok, cocok ya sudah. Jadi sangat naif kalau presiden pilih yang busuk, yang tidak antikorupsi," pungkasnya.
PILIHAN:
Saut Situmorang: Tidak Ada Jaminan KPK Jilid IV Berhasil
RJ Lino Jadi Tersangka, Komjen Buwas Yakin Pelindo II Bermasalah
(kri)