KPK Butuh Pemimpin Bisa Sinergi Antarlembaga Hukum
Selasa, 08 Desember 2015 - 10:40 WIB
KPK Butuh Pemimpin Bisa Sinergi Antarlembaga Hukum
A
A
A
JAKARTA - Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Pemimpin (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dilaksanakan pada Rabu 16 Desember 2015 oleh Komisi III DPR.Hal itu dikatakan Ketua Gerakan Manusia Pancasila (Gempa) Willy Prakarsa. Menurutnya, pemimpin KPK perlu memiliki kematangan dalam memimpin."KPK membutuhkan figur pimpinan yang mumpuni, matang dan juga miliki kemampuan aspek kompetensinya memadai dan bisa membangun sinergi yang baik dipastikan tidak membuat gaduh," kata Willy dalam keterangan persnya, Selasa (8/12/2015).Menurut Willy, pemimpin KPK harus berasal dari unsur penegakan hukum. Hal itu guna memermudah koordinasi antarlembaga, seperti kepolisian.(Baca juga: Bantah Luhut, Menteri ESDM Lapor Jokowi Soal Skandal Freeport)Kata dia, Capim KPK Irjen Pol Basaria Panjaitan yang saat ini menjadi staf ahli Kapolri bidang sosial politik mampu melakukan itu."Integritas, kapabilitas, dan akseptabilitas Basaria tidak diragukan lagi. Kami yakin Basaria bisa menjadi pendobrak pemberantasan korupsi di Indonesia dan kembali pada tracknya," ucapnya.Dia juga berharap, Basaria mampu menjadi pemimpin KPK jilid IV. Dia menilai, Basaria sosok yang pantas untuk menjadi pemimpin KPK. "Saya yakin jika dia terpilih mempunyai daya gedor bagus," ujarnya.Pilihan:Megawati: Cuma Urusan Freeport Kok Ributnya Panjang
(maf)