Soal Capim KPK, Ruki Minta DPR Bijak

Minggu, 29 November 2015 - 17:35 WIB
Soal Capim KPK, Ruki...
Soal Capim KPK, Ruki Minta DPR Bijak
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR dinilai terkesan mengulur-ulur waktu soal jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Delapan nama kandidat yang diserahkan ke DPR sejak akhir Oktober lalu hingga kini belum diproses. (Baca juga: DPR Salahkan Pansel KPK)

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengingatkan, masa jabatan pemimpin KPK sudah hampir habis.

Begitu juga dengan jabatan pelaksana tugas pemimpin KPK yang ditunjuk menggantikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.

"Masa jabatan itu diatur Undang-undang. Karenanya, (Komisi III) bijak-bijak lah untuk negara ini," kata Ruki saat dihubungi wartawan, Minggu (29/11/2015).

Menurut Ruki, sikap Komisi Hukum DPR yang hingga kini terkesan mengulur-ulur waktu dalam memilih calon pemimpin KPK dapat menghambat kinerja pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Sangat (menghambat) kinerja itu," kata Ruki.

Dia mengatakan, masa jabatan pemimpin KPK akan habis pada Desember 2015 mendatang.

Jika DPR belum memilih penggantinya, kata Ruki, siapa yang akan pimpin kerja pemberantasan korupsi ke depan.

"Saya minta DPR dan Pemerintah bijak bijaklah dalam mengatur negara ini," kata Ruki.

PILIHAN:

Kisruh Freeport Jangan Sampai Buat Indonesia Terpuruk
(dam)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved