Cegah Disusupi Parpol, Seleksi Sekjen KPK Diperketat

Kamis, 19 November 2015 - 17:50 WIB
Cegah Disusupi Parpol,...
Cegah Disusupi Parpol, Seleksi Sekjen KPK Diperketat
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka pendaftaran calon Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK yang baru.

Masa pendaftaran akan dibuka pada 17 November dan ditutup pada 3 Desember 2015. (Baca juga: Berminat Jadi Sekjen KPK?)

Menurut Wakil Ketua KPK Zulkarnain, pihaknya sudah menentukan syarat dan ketentuan bagi warga negara yang berminat menjadi sekjen KPK.

Namun, KPK menolak pendaftar yang dari unsur partai politik (parpol). "Ini PNS. PNS tidak ada yang jadi anggota parpol," kata Zulkarnain di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Untuk memastikan calon pendaftar sekjen KPK bukan berasal dari kalangan partai politik, Zulkarnain mengatakan tim akan melakukan seleksi ketat saat proses pendaftaran administrasi.

"Iya (kalau dari parpol) itu tidak sesuai dengan etika KPK. Itu hanya cari kerja saja. Nanti rugi negara keluar biaya untuk dia," katanya.


PILIHAN:

MKD Akan Serahkan Rekaman Catut Nama Jokowi ke Mabes Polri
(dam)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved