Fokus ke Pilkada, Golkar Ical Nilai Munas Belum Mendesak
Senin, 09 November 2015 - 19:48 WIB
Fokus ke Pilkada, Golkar Ical Nilai Munas Belum Mendesak
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) Fadel Muhammad menilai penyelenggaraan Munas kembali yang diusulkan beberapa kader muda di partai beringin bukan hal yang penting untuk dilakukan saat ini.
"Menurut pribadi saya pelaksanaan Munas tak mendesak. Yang mendesak adalah menangkan pilkada di daerah," ujar Fadel di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/11/2015).
Menurut anggota Komisi XI DPR ini, ada baiknya seluruh petinggi maupun kader Golkar menunggu terlebih dahulu putusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly terkait status partai beringin itu.
"Pertanyaan kapan Munas dan mau pakai yang mana. Riau, Jakarta atau Bali. Ini belum firm. Tunggu dulu apa yang pemerintah putuskan barulah kita ambil langkah ke sana," ucap Fadel.
Dia mengakui, saat ini memang ada dorongan Munas dari kader muda Golkar seperti Airlangga Hartanto, Ade Komaruddin, Setya Novanto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin. Namun, hal tersebut masih dipertimbangkan secara matang.
"Ada Airlangga, Ade Komaruddin, Novanto mau malu-malu, Mahyudin, Aziz. Mereka mau lihat perkembangan dulu ke depan. Pak Ical enggak mau kader konflik tajam," tandasnya.
PILIHAN:
Rio Capella Kasih Kode Minta Uang Lewat Pesan WhatsApp
Komisi I Akan Minta Penjelasan Kemenlu Soal Jasa Broker
"Menurut pribadi saya pelaksanaan Munas tak mendesak. Yang mendesak adalah menangkan pilkada di daerah," ujar Fadel di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/11/2015).
Menurut anggota Komisi XI DPR ini, ada baiknya seluruh petinggi maupun kader Golkar menunggu terlebih dahulu putusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly terkait status partai beringin itu.
"Pertanyaan kapan Munas dan mau pakai yang mana. Riau, Jakarta atau Bali. Ini belum firm. Tunggu dulu apa yang pemerintah putuskan barulah kita ambil langkah ke sana," ucap Fadel.
Dia mengakui, saat ini memang ada dorongan Munas dari kader muda Golkar seperti Airlangga Hartanto, Ade Komaruddin, Setya Novanto, Mahyudin, Aziz Syamsuddin. Namun, hal tersebut masih dipertimbangkan secara matang.
"Ada Airlangga, Ade Komaruddin, Novanto mau malu-malu, Mahyudin, Aziz. Mereka mau lihat perkembangan dulu ke depan. Pak Ical enggak mau kader konflik tajam," tandasnya.
PILIHAN:
Rio Capella Kasih Kode Minta Uang Lewat Pesan WhatsApp
Komisi I Akan Minta Penjelasan Kemenlu Soal Jasa Broker
(kri)