Jika Ditawari Menteri, Golkar Tegaskan di Luar Pemerintahan
Senin, 09 November 2015 - 14:58 WIB
Jika Ditawari Menteri, Golkar Tegaskan di Luar Pemerintahan
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) Fadel Muhammad menegaskan, Golkar akan tetap di luar pemerintahan meski ditawarkan kursi menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu kata Fadel, sesuai ucapan Ical yang menyebut bahwasannya posisi Golkar tetap berada di luar pemerintahan sebagai partai yang mengkritisi, jika program pemerintah tak sesuai harapan rakyat.
"Terima atau tidak menurut ketum tidak, kita di luar dulu saat ini. Kita enggak tahu di 2017-2015 perkembangan politiknya. Di presidensial tidak ada posisi. Yang ada kita memberikan pandangan kritis kaya sekarang. Selama untuk kepentingan rakyat kita dukung," ujar Fadel di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/11/2015).
Menurut Anggota Komisi XI DPR itu, Golkar tidak harus di dalam pemerintahan dan menjadi anggota kabinet. Partai beringin kata Fadel, meski di luar pemerintahan namun tetap memberi dukungan dan tetap mengkritisi pemerintahan saat ini.
"Agar pembangunan berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat atau prorakyat," ucap Fadel.
Fadel enggan menilai siapa-siapa saja menteri Jokowi yang pantas direshuffle. Menurutnya, Golkar di luar pemerintahan sehingga hanya presiden yang dapat mengevaluasi menterinya.
"Terserah presiden, itu (reshuffle) hak prerogratif beliau," tandasnya.
Pilihan:
Menagih Janji Jokowi-JK Lewat Lagu
Hal itu kata Fadel, sesuai ucapan Ical yang menyebut bahwasannya posisi Golkar tetap berada di luar pemerintahan sebagai partai yang mengkritisi, jika program pemerintah tak sesuai harapan rakyat.
"Terima atau tidak menurut ketum tidak, kita di luar dulu saat ini. Kita enggak tahu di 2017-2015 perkembangan politiknya. Di presidensial tidak ada posisi. Yang ada kita memberikan pandangan kritis kaya sekarang. Selama untuk kepentingan rakyat kita dukung," ujar Fadel di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/11/2015).
Menurut Anggota Komisi XI DPR itu, Golkar tidak harus di dalam pemerintahan dan menjadi anggota kabinet. Partai beringin kata Fadel, meski di luar pemerintahan namun tetap memberi dukungan dan tetap mengkritisi pemerintahan saat ini.
"Agar pembangunan berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat atau prorakyat," ucap Fadel.
Fadel enggan menilai siapa-siapa saja menteri Jokowi yang pantas direshuffle. Menurutnya, Golkar di luar pemerintahan sehingga hanya presiden yang dapat mengevaluasi menterinya.
"Terserah presiden, itu (reshuffle) hak prerogratif beliau," tandasnya.
Pilihan:
Menagih Janji Jokowi-JK Lewat Lagu
(maf)