Akhiri Konflik Golkar, Agung Laksono Pilih Jalur Politik
Senin, 02 November 2015 - 03:51 WIB
Akhiri Konflik Golkar, Agung Laksono Pilih Jalur Politik
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (munas) Ancol Agung Laksono menyebut ada dua cara untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan partainya pasca putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).
Dua langkah atau pilihan itu ialah lobi politik atau dengan menempuh jalur hukum dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan MA.
Agung cenderung memilih untuk menggunakan lobi politik karena lebih efisien waktu mengakhiri perbedaan di antara dua kubu ini.
"Jalur ini lebih singkat, lobi politik," kata Agung dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu 1 November 2015 malam.
Lobi-lobi politik dengan menggelar pertemuan bersama Ketua Umum Partai Golkar hasil munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) pun sudah mereka lakukan.
"Sudah mulai dilakukan saya, Pak Ical sudah satu kali pertemuan di suatu tempat, tentu akan disusul pertemuan berikutnya," kata Agung. (Baca juga: Empat Instruksi Ical di Silatnas Golkar)
Dengan waktu yang lebih singkat maka ke depan partainya bisa segera melanjutkan agenda politik secara bersama-sama termasuk dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak
"Sehingga dalam tempo yang secepat-cepatnya, Insya Allah kita bisa melaksanakan kembali program kita dan partai," tuturnya.
PILIHAN:
Disebut Sepakat Dukung Jokowi-JK, Ini Reaksi Ical
Dua langkah atau pilihan itu ialah lobi politik atau dengan menempuh jalur hukum dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan MA.
Agung cenderung memilih untuk menggunakan lobi politik karena lebih efisien waktu mengakhiri perbedaan di antara dua kubu ini.
"Jalur ini lebih singkat, lobi politik," kata Agung dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu 1 November 2015 malam.
Lobi-lobi politik dengan menggelar pertemuan bersama Ketua Umum Partai Golkar hasil munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) pun sudah mereka lakukan.
"Sudah mulai dilakukan saya, Pak Ical sudah satu kali pertemuan di suatu tempat, tentu akan disusul pertemuan berikutnya," kata Agung. (Baca juga: Empat Instruksi Ical di Silatnas Golkar)
Dengan waktu yang lebih singkat maka ke depan partainya bisa segera melanjutkan agenda politik secara bersama-sama termasuk dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak
"Sehingga dalam tempo yang secepat-cepatnya, Insya Allah kita bisa melaksanakan kembali program kita dan partai," tuturnya.
PILIHAN:
Disebut Sepakat Dukung Jokowi-JK, Ini Reaksi Ical
(dam)