PAN Nilai Penundaan Pembentukan Pansus Karhutla Harus Dipatuhi

Sabtu, 31 Oktober 2015 - 17:38 WIB
PAN Nilai Penundaan...
PAN Nilai Penundaan Pembentukan Pansus Karhutla Harus Dipatuhi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berpendapat ditundanya pembentukan panitia khusus (Pansus) hak interpelasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus dipatuhi. Diketahui, pembentukan Pansus itu belum disetujui dalam sidang paripurna penutupan masa sidang DPR, Jumat 30 Oktober 2015 malam.

Sidang paripurna itu mengembalikan pembentukan Pansus Karhutla kepada pengusul. Namun setelah masa reses DPR, Pansus ini akan kembali dibahas.

‎"Kan semalam‎ sudah diputuskan, kita harus patuhi. Ini bukan soal mendukung tidak mendukung lagi, interpelasi sudah ditunda, nanti kita lihat perkembangan-perkembangan seperti apa, nah itu kita ikuti," ujar Zulkifli Hasan di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2015).

Mantan menteri kehutanan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun sepakat dengan penundaan pembentukan Pansus Interpelasi Karhutla tersebut.

"Nah nanti kalau sudah padam apinya, buat apa ditanya lagi kan? Sudah padam, sudah hujan gede gitu, kecuali sampai 2016 masih terus ya," ujarnya.

‎Zulkifli pun berpendapat interpelasi itu tidak bisa berujung pada upaya pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Ya jauh, ya makzul gimana? Interpelasi kan bertanya, tapi kan sekarang sudah ditunda, tidak ada lagi interpelasi, yang ada sekarang ini Pansus Pelindo," pungkas ketua MPR ini.

PILIHAN:

PKS Minta Jokowi Tegur Menko Puan Soal Penanganan Asap

Jawaban Diplomatis Zulkifli Soal Jatah PAN di Pemerintah
(kri)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved