Golkar Kubu Ical: Munaslub Lahirkan Konflik Baru

Minggu, 25 Oktober 2015 - 14:23 WIB
Golkar Kubu Ical: Munaslub...
Golkar Kubu Ical: Munaslub Lahirkan Konflik Baru
A A A
JAKARTA - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) tidak setuju terhadap wacana pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Bendahara Umum DPP Partai Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo mengatakan, Golkar kembali tegak setelah melalui ujian berat dalam setahun terakhir ini jangan lagi dirusak dengan wacana Munaslub hanya untuk sekadar membentuk struktur dewan pimpinan pusat (DPP). (Baca: Tim Penjaringan Golkar Serukan Munaslub)

Dia mengimbau semua elite Golkar harus arif menyikapi putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta dan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) tentang kepengurusan DPP Partai Golkar.

"Dua keputusan hukum itu sudah menutup masa-masa sulit yang dilalui Golkar," ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR ini.

Pada 20 Oktober lalu, Mahkamah Agung dalam putusannya telah membatalkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengesahan Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas).

Begitu juga putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang memerkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memenangkan kubu Ical.

Menurut Bambang, perubahan kepengurusan DPP Golkar cukup dilakukan melalui forum urun rembuk atau musyawarah mufakat, bukan munaslub.

"Jika tidak ada kearifan dari semua elite Golkar, forum seperti Munaslub itu akan menjadi perangkap yang melahirkan potensi konflik baru. Akan muncul pengelompokan-pengelompokan baru untuk sekadar memperebutkan posisi puncak dalam struktur kepengurusan partai," tutur Bambang.

Menurut dia, forum seperti munaslub justru bisa memperlemah Golkar menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) Serentak.

Dia mengajak semua pengurus Golkar di Jakarta untuk bersikap realistis menyikapi waktu pelaksanaan pilkada yang semakin depat.

Menurut dia, elite Golkar di Jakarta juga harus mendengarkan dan menghayati aspirasi kader di semua daerah yang menghendaki partai ini solid.

"Mereka sudah lelah menyaksikan pertikaian para elite Golkar," ucapnya.

Golkar kaya dia, sudah mengajukan 219 calon kepala daerah utk bertarung dlm Pilkada serentak pada Desember mendatang.

"Untuk itu, DPP partai Golkar harus solid agar mampu menggerakan mesin partai," tegas Bambang.

Dia menilai wacana tentang Munaslub dalam waktu dekat hanya akan mengganggu proses persiapan semua calon peserta Pilkada yang diusung partai Golkar.


PILIHAN:


Musibah Asap Ancam Gagalkan 48 Pilkada


BNPB: Jakarta, Banten, Jabar, Bali Terimbas Kabut Asap
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved