Golkar Ical-Agung Bahas Cara Kumpulkan Kader yang Berserakan
Jum'at, 23 Oktober 2015 - 23:02 WIB
Golkar Ical-Agung Bahas Cara Kumpulkan Kader yang Berserakan
A
A
A
JAKARTA - Sekjen Partai Golkar kubu Agung Laksono Zainuddin Amali menyambangi Ketua DPR Setya Novanto yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) di ruang Ketua DPR lantai 3, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Zainuddin mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk mengembalikan kader-kader partai berlambang pohon beringin tersebut yang sempat terpecah lantaran adanya konflik dualisme kepengurusan. "Mengumpulkan kembali pasukan yang berserakan," ujar Amali, Jumat (23/10/2015).
Dia mengaku tak ada yang subtansial dalam pembahasan tersebut. Namun, dia pun membantah jika pertemuan itu disebut sebagai langkah rekonsiliasi.
Menurutnya, pembahasan rekonsiliasi merupakan wilayah dari pimpinan. Selain itu, dia juga menolak pertemuan tersebut dikaitkan dengan agenda Munaslub yang kemarin sempat dibicarakan kubu Agung Laksono.
"Tidak sampai begitu. Saling berkunjung begini sudah bagus juga. Kalau itu, di luar kewenangan kita," ucap Zainuddin.
Tokoh muda dari kubu Ical seperti Setya Novanto, Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo sempat disebut-sebut berpotensi menjadi pemimpin partai yang didirikan oleh Presiden ke-2 Soeharto itu.
Namun, Zainuddin menuturkan, saat bertemu, Setya hanya menyampaikan, bahwa dirinya lebih berkonsentrasi dengan DPR. Setya mengatakan, partai sudah ada yang mengurusi.
Hingga hari ini, Zainuddin mengaku kubu Agung, belum mendapat salinan amar putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan kemenangan kepada Golkar Ical.
"Kita berharap Senin (26/10) sudah ada. Sehingga, Selasa (27/10) kita rapat dan ambil sikap, langkah ke depannya seperti apa," ucapnya.
Pantuan Sindonews, pertemuan Zainuddin dengan Setya berlangsung selama kurang lebih setengah jam. Wakil Ketua Umum Golkar kubu Ical Yorrys Raweai juga turut hadir. Namun, Zainuddin pun mengelak jika Yorrys hadir dalam pertemuan tersebut.
"Saya tidak lihat (Yorrys). Saya berdua saja sama Novanto," pungkasnya.
PILIHAN:
Pihak Rio Capella Minta Gatot Buktikan Keterlibatan Jaksa Agung
Surya Paloh Diduga Mengetahui Kasus Suap Rio Capella
Zainuddin mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk mengembalikan kader-kader partai berlambang pohon beringin tersebut yang sempat terpecah lantaran adanya konflik dualisme kepengurusan. "Mengumpulkan kembali pasukan yang berserakan," ujar Amali, Jumat (23/10/2015).
Dia mengaku tak ada yang subtansial dalam pembahasan tersebut. Namun, dia pun membantah jika pertemuan itu disebut sebagai langkah rekonsiliasi.
Menurutnya, pembahasan rekonsiliasi merupakan wilayah dari pimpinan. Selain itu, dia juga menolak pertemuan tersebut dikaitkan dengan agenda Munaslub yang kemarin sempat dibicarakan kubu Agung Laksono.
"Tidak sampai begitu. Saling berkunjung begini sudah bagus juga. Kalau itu, di luar kewenangan kita," ucap Zainuddin.
Tokoh muda dari kubu Ical seperti Setya Novanto, Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo sempat disebut-sebut berpotensi menjadi pemimpin partai yang didirikan oleh Presiden ke-2 Soeharto itu.
Namun, Zainuddin menuturkan, saat bertemu, Setya hanya menyampaikan, bahwa dirinya lebih berkonsentrasi dengan DPR. Setya mengatakan, partai sudah ada yang mengurusi.
Hingga hari ini, Zainuddin mengaku kubu Agung, belum mendapat salinan amar putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan kemenangan kepada Golkar Ical.
"Kita berharap Senin (26/10) sudah ada. Sehingga, Selasa (27/10) kita rapat dan ambil sikap, langkah ke depannya seperti apa," ucapnya.
Pantuan Sindonews, pertemuan Zainuddin dengan Setya berlangsung selama kurang lebih setengah jam. Wakil Ketua Umum Golkar kubu Ical Yorrys Raweai juga turut hadir. Namun, Zainuddin pun mengelak jika Yorrys hadir dalam pertemuan tersebut.
"Saya tidak lihat (Yorrys). Saya berdua saja sama Novanto," pungkasnya.
PILIHAN:
Pihak Rio Capella Minta Gatot Buktikan Keterlibatan Jaksa Agung
Surya Paloh Diduga Mengetahui Kasus Suap Rio Capella
(kri)