Pansus Pelindo II Siap Hadapi Kekuatan Besar

Rabu, 14 Oktober 2015 - 10:31 WIB
Pansus Pelindo II Siap...
Pansus Pelindo II Siap Hadapi Kekuatan Besar
A A A
JAKARTA - Paripurna DPR pada Selasa 13 Oktober 2015 telah menetapkan susunan anggota Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II. Pansus tersebut terdiri atas perwakilan fraksi-fraksi DPR yang juga mewakili lintas komisi.

Anggota Pansus dari Fraksi Nasdem Taufiqulhadi menjelaskan, urgensi pembentukan pansus tersebut untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang serta penyelewengan anggaran negara di PT Pelindo II.

Selain itu, lanjut dia, pansus hadir untuk menindaklanjuti penyelidikan kepolisian yang mengalami kebuntuan.

"Karena sebelumnya, upaya pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam kasus itu terpental dikarenakan adanya benturan sangat kuat dari kekuatan salah satu pimpinan di Pelindo II," ujar Taufiq dalam siaran persnya yang diterima Sindonews, Rabu (14/10/2015).

Taufiq berharap kehadiran Pansus itu bisa mengimbangi kekuatan besar yang menghadang pihak kepolisian saat menyelidiki kasus.

Dalam menjalankan fungsinya, pansus akan menyelidiki dan menimbang persoalan ini secara proporsional.

Taufiq mengingatkan dan menegaskan ketidaksetujuannya jika ada pihak tertentu mencoba menyeret instansi pemerintahan lain untuk mencampuri proses penyelidikan.

"Kita (Pansus) harus melokalisir kasus ini fokus ke Pelindo II saja, sehingga tidak merembet ke mana-mana," tuturnya. (Baca: DPR Sepakat Bentuk Pansus Pelindo II)

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur IV ini memaparkan beberapa langkah dan upaya yang akan ditempuh untuk menemukan titik terang kasus Pelindo II.

"Tentunya kita nanti akan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam pusaran kasus ini, baik itu saksi maupun tokoh utama dari kasus ini," ungkapnya.

Taufiq tidak menutup kemungkinan tim ini akan memanggil Budi Waseso, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskim) Polri yang saat ini telah dimutasi menjadi Kepala BNN.

"Hal itu bisa saja kita lakukan dalam rangka meminta penjelasan dari beliau yang pernah menangani dan menyelidiki kasus tersebut," katanya.

Dia juga menilai secara postur, susunan tim pansus cukup ideal karena terdiri dari anggota-anggota lintas komisi.

Taufiq berharap rekan-rekan timnya di Pansus bekerja dengan mengutamakan objektivitas, bukan mendahulukan kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Apapun yang dilakukan tim pansus, akan dipantau masyarakat. Oleh karena itu, kerja pansus ini akan menjadi pertaruhan bagi nama baik lembaga DPR," tegas Taufiq.

Bukan hanya untuk tim pansus, Taufiq juga mengingatkan seluruh pihak menyikapi kasus ini dengan mengutamakan kepentingan nasional untuk memperbaiki tata kelola BUMN.

Dia menegaskan perlunya kekuatan bersama untuk menghindari upaya sabotase terhadap kasus ini. Dia membantah anggapan yang menilai pansus ini hanya diarahkan pada individu tertentu.

"Masak pansus yang cukup besar ini hanya untuk mencari gara-gara atau persoalan dengan satu orang. Kita tidak mau melihat dalam konteks itu, namun yang ingin kita lihat apakah BUMN yang cukup besar ini sudah betul dikelola atau tidak, itu saja," tandas Taufiq.


PILIHAN:


Tahun Baru Islam, KPK Buka Jadwal Kunjungan
(dam)
Berita Terkait
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Crane Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Depok
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Crane Terbalik Saat...
Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya...
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya Besi Proyek di Rel MRT Kawasan Blok M
Polisi Tetapkan 1 Tersangka...
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Crane Roboh di Depok
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved