191 Kloter Haji Gelombang Kedua Dipulangkan Lewat Madinah

Senin, 12 Oktober 2015 - 04:57 WIB
191 Kloter Haji Gelombang...
191 Kloter Haji Gelombang Kedua Dipulangkan Lewat Madinah
A A A
JEDDAH - Gelombang kedua pemulangan jamaah haji, hari ini mulai dilaksanakan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Rencananya, sebanyak 191 kelompok terbang (kloter) bakal diterbangkan ke tanah air secara bertahap sampai 26 Oktober mendatang.

"Setiap hari ada sekitar 13 hingga 15 kloter yang kita berangkatkan dari Bandara Madinah," kata kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah, Nurul Badruttaman, Minggu (11/10/2015).

Menurut Nurul, proses pemulangan jamaah haji dari Bandara Madinah lebih cepat dibandingkan di Bandara Jeddah.

"Jadi kalau di Madinah waktu berangkat dari hotel hingga pesawat take off itu empat jam. Sementara jika dari Jeddah, waktu pemberangkatan dari Mekkah hingga take off di Jeddah selama 10 jam," bebernya.Perbedaan lainnya, di Bandara Madinah jamaah tidak mendapatkan layanan katering makanan.

Berdasarkan hasil evaluasi, masalah barang bawaan jamaah haji tetap menjadi kendala pemulangan. Biasanya, jamaah masih nekat membawa zam-zam meski sudah dilarang.

"Pihak maskapai pun tidak akan main-main dengan aturan larangan membawa zam-zam karena alasan keselamatan penerbangan," timpal Nurul.

Sedangkan pemulangan jamaah haji gelombang pertama kemarin selesai dipulangkan dari Tanah Suci.
"Total jamaah haji yang sudah dipulangkan ke Tanah Air mencapai 76.688 jamaah, yang diangkut dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines dalam 184 kelompok penerbangan (kloter)," ujar Nurul.

Kloter terakhir yang diberangkatkan dari Bandara Jeddah adalah Kloter 10 Batam (BTH) pukul 23.30 waktu Arab Saudi,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Daker Bandara Jeddah-Madinah, dr Purwakaning Purnomo Agung menambahkan, hingga kemarin masih ada 12 jamaah haji dan seorang petugas haji yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jeddah.

Mereka belum bisa dipulangkan ke Indonesia karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk naik pesawat. Nantinya setelah jamaah dinyatakan sehat oleh otoritas rumah sakit, maka akan dipulangkan melalui Bandara Madinah.

"Kami mengerahkan 20 petugas untuk menjaga dan mengawasi para pasien tersebut selama dirawat di rumah sakit. Adapun petugas kesehatan lainnya diberangkatkan ke Madinah untuk pelayanan di sana,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved