Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Siswa Korban Kabut Asap
Minggu, 11 Oktober 2015 - 11:14 WIB
Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Siswa Korban Kabut Asap
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap bencana asap yang masih melanda Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Setya juga memprihatinkan soal pendidikan siswa di daerah yang diselimuti kabut asap.
Pasalnya mayoritas pelajar di wilayah terdampak kabut asap tidak bisa melangsungkan kegiatan belajar di sekolah.
Pihak sekolah memilih meliburkan muridnya karena pekatnya kabut asap.
"Karenanya saya sudah hubungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Pak Anies Baswedan untuk bersama cari solusi," kata Novanto melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu (11/10/2015).
Dalam pembicaraan itu, Novanto mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah sekenario agar kegiatan belajar siswa tetap bisa dilaksanalan.
Di antaranya menayangkan program pendidikan melalui beberapa media televisi dan mengubah kalender akademik bagi sekolah yang diliburkan lebih dari satu bulan.
"Yang penting kegiatan belajar jalan terus agar para siswa tidak tertinggal pelajaran," kata Setya. (Baca: Walhi Sebut Pembakaran Hutan Kejahatan Terencana)
Setya berharap, pemerintah memberi pengajaran-pengajaran susulan bagi siswa yang pendidikannya terlambat.
"Kita harapkan persoalan mereka bisa selesai," ungkap politikus Partai Golkar itu. (Baca: Rachmawati Kritik Kunjungan Jokowi ke Daerah Kabut Asap)
PILIHAN:
Rachmawati Tuding Megawati Inisiator Revisi UU KPK
Setya juga memprihatinkan soal pendidikan siswa di daerah yang diselimuti kabut asap.
Pasalnya mayoritas pelajar di wilayah terdampak kabut asap tidak bisa melangsungkan kegiatan belajar di sekolah.
Pihak sekolah memilih meliburkan muridnya karena pekatnya kabut asap.
"Karenanya saya sudah hubungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Pak Anies Baswedan untuk bersama cari solusi," kata Novanto melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Minggu (11/10/2015).
Dalam pembicaraan itu, Novanto mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah sekenario agar kegiatan belajar siswa tetap bisa dilaksanalan.
Di antaranya menayangkan program pendidikan melalui beberapa media televisi dan mengubah kalender akademik bagi sekolah yang diliburkan lebih dari satu bulan.
"Yang penting kegiatan belajar jalan terus agar para siswa tidak tertinggal pelajaran," kata Setya. (Baca: Walhi Sebut Pembakaran Hutan Kejahatan Terencana)
Setya berharap, pemerintah memberi pengajaran-pengajaran susulan bagi siswa yang pendidikannya terlambat.
"Kita harapkan persoalan mereka bisa selesai," ungkap politikus Partai Golkar itu. (Baca: Rachmawati Kritik Kunjungan Jokowi ke Daerah Kabut Asap)
PILIHAN:
Rachmawati Tuding Megawati Inisiator Revisi UU KPK
(dam)