Pemerintah Akan Umumkan 23 Korporasi Diduga Pembakar Hutan

Sabtu, 10 Oktober 2015 - 15:36 WIB
Pemerintah Akan Umumkan...
Pemerintah Akan Umumkan 23 Korporasi Diduga Pembakar Hutan
A A A
JAKARTA - Sekretaris Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Novrizal Tahar menyatakan, proses sanksi perdata dan pidana terhadap perusahaan yang diduga terlibat pembakaran hutan terus dilakukan.

"Jilid pertama, empat perusahaan sudah kita umumkan (hasilnya), tiga sudah dibekukan, dua (perusahaan) sawit dan satu APH, yang kita cabut izin lingkungannya," ujar Novrizal saat diskusi bertajuk 'Masihkah Ada Asa Melawan Asap?" di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2015).

Menurut Novrizal, meski tim yang dibentuk pemerintah untuk menyelidiki dugaan pembakaran hutan sudah diterjunkan ke lapangan, namun proses hukum tidak dilakukan dengan cara terburu-buru.

Kementerian LHK berbagi tugas dengan pihak Polri. Untuk sanksi pidana diserahkan kepada kepolisian. "Ada 63 (perusahaan) kita segel dan 21 kita periksa. Kurang lebih 23 korporasi akan kita umumkan, dan 30 tim sedang di lapangan," tutur dia.

Terkait penanganan asap akibat kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan memang diakui pemerintah belum maksimal. Namun, pihaknya menjamin dengan sistem kontrol langsung di lapangan akan membuahkan hasil.

Selain itu, pemerintah menjamin dengan pemberian sanksi perdata dan pidana kepada perusahaan 'nakal' akan membuat efek jera bagi para pelaku, utamanya perusahaan yang memiliki izin pengembangan hutan.

"Saya percaya karena bapak presiden komitmen karena tegas cabut izinnya dan bekukan. Pendekatan hukum administrasi ini baik kita lakukan, empat izin sudah kita cabut, tiga bekukan," tandasnya.

PILIHAN:

DPR Salahkan BNPB Soal Lambatnya Penanganan Bencana Asap

Komisi II Bentuk Panja Permasalahan Bencana Kabut Asap
(kri)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved